Studi analisis pemikiran Hazairin tentang kewarisan bilateral dan implikasinya terhadap pembaharuan hukum Islam Indonesia
Sari, Rini · Repository UIN Sumatera Utara
Abstrak / Ringkasan
Kepastian hukum, keadilan dan persamaan hak adalah pokok-
pokok persoalan penting yang menjadi latar belakang dalam pengkajian
teori hukum kewarisan Islam di Indonesia. Tesis ini bertujuan untuk
mengetahui bagaimana pemikiran Hazairin tentang kewarisan bilateral,
menjelaskan metode istinb±¯ hukum yang dipakai oleh Hazairin dalam
kewarisan bilateral, memaparkan implikasinya terhadap pembaharuan
v
hukum Islam Indonesia. Jenis penelitian tesis ini adalah penelitian
pustaka (library research) yakni dengan mengumpulkan data, kemudian
mengolah data yang ada dengan menggunakan metode analisa isi (content
analysis). Dalam menganalisa data penulis menggunakan pendekatan
sejarah intelektual (intelectual of historical approach).
Dari hasil penelitian diperoleh dengan keahlian Hazairin dalam
bidang hukum adat dan antropologi-sosial yang disebut juga etnologi,
Hazairin mengkaji ayat-ayat tentang perkawinan dan kewarisan.
Menurutnya Alquran hanya menghendaki sistem kekeluargaan yang
bilateral. Sehingga Hazairin menggolongkan ahli waris menjadi ©aw³ al-
far±‘i«, ©aw³ al-qar±bah dan maw±l³.
Metode istinb±¯ Hazairin memakai metode tafsir otentik yaitu
dimana ayat-ayat yang berkaitan dengan suatu topik tertentu dihimpun
sebagai satu kesatuan, lalu ditafsirkan hingga diperoleh sebuah pandangan
yang terhimpun lengkap dan meliputi semua ayat-ayat itu. Sehingga
istinb±¯ Hazairin menciptakan sebuah sistem yang lebih padu dan
menyeluruh, ilmu antropologi membuka peluang menafsirkan ayat-ayat
kewarisan dalam kerangka yang lebih luas.
Implikasinya terhadap pembaharuan hukum Islam Indonesia di
terimanya sebagai Kompilasi Hukum Islam (KHI) pada pasal 185 ayat (1)
yaitu ahli waris yang meninggal lebih dahulu dari pada pewaris, maka kedudukannya dapat digantikan oleh anaknya, kecuali mereka yang tersebut dalam pasal 173. Tetapi dalam hal besarnya bagian yang harus diberikan bagi ahli waris pengganti dirubah menurut KHI pasal 185 ayat(2) yaitu tidak boleh melebihi dari bagian ahli waris yang sederajat dengan
yang diganti. Hal ini berbeda dengan Hazairin bagian ahli waris pengganti adalah sama besarnya dengan bagian yang seyogyanya diterima ahli waris yang digantikannya.
Referensi Serupa
Studi analisis pemikiran Hazairin tentang kewarisan bilateral dan implikasinya terhadap pembaharuan hukum Islam Indonesia
Sari, Rini
PEMIKIRAN HAZAIRIN DALAM MENGELOMPOKKAN AHLI WARIS MENURUT PERSEPEKTIF HUKUM KEWARISAN ISLAM
Umi Kalsum
Menemukan dasar hukum ahli waris pengganti melalui metode Al Istiqra' Al Ma'nawi
Matsum, Hasan
Menemukan dasar hukum ahli waris pengganti melalui metode Al Istiqra' Al Ma'nawi
Matsum, Hasan
KEWARISAN AHLI WARIS PENGGANTI DAN Z|AWI< AL-ARH}A>M (KAJIAN MENURUT KHI DAN HUKUM ISLAM)
Muhammad Zen
KEWARISAN JANDA DI DALAM KOMPILASI HUKU ISLAM DITINJAU MENURUT HUKUM KEWARISAN ISLAM
MUHAMMAD RIDHA
TINJAUAN HUKUM ISLAM TENTANG CUCU ANAK PEREMPUAN SEBAGAI AHLI WARIS PENGGANTI DALAM PASAL 185 KOMPILASI HUKUM ISLAM DI INDONESIA (KHI) : STUDI KASUS PERKARA Nomor 1751/Pdt.G/2019/PA.Pbr
Ali Ahmad Dahuri, -
Hak Waris Anak Di Luar Nikah Menurut Kompilasi Hukum Islam Pasal 186 (Studi Kasus Kelurahan Sinaksak, Kecamatan Tapian Dolok Kabupaten Simalungun)
Sirait, Dewi Syafitri
PENGHALANG KEWARISAN DALAM KOMPILASI HUKUM ISLAM (ANALISIS PASAL 173)
Yumna
CRYPTOCURRENCY SEBAGAI MAL DALAM HUKUM WARIS ISLAM: ANALISIS FATWA MUI NO. 116/DSN-MUI/IX/2017
Haryadi, Deva Fahreja
KEWARISAN HARTA BUJANGAN PRESPEKTIF HUKUM ISLAM (Studi Kasus Desa Pulau Birandang Kecamatan Kampa Kabupaten Kampar)
NASRUL NAHBAWI
Hak Waris Orang Murtad Menurut Kompilasi Hukum Islam Dan Hukum Perdata (Studi: Kecamatan Sipispis Kabupaten Serdang Bedagai
Saragih, Fitra Endah Angraini
Literatur Lain dari Repository UIN Sumatera Utara
Studi analisis pemikiran Hazairin tentang kewarisan bilateral dan implikasinya terhadap pembaharuan hukum Islam Indonesia
Sari, Rini · 2012
Menemukan dasar hukum ahli waris pengganti melalui metode Al Istiqra' Al Ma'nawi
Matsum, Hasan · 2017
Menemukan dasar hukum ahli waris pengganti melalui metode Al Istiqra' Al Ma'nawi
Matsum, Hasan · 2017
Hak Waris Anak Di Luar Nikah Menurut Kompilasi Hukum Islam Pasal 186 (Studi Kasus Kelurahan Sinaksak, Kecamatan Tapian Dolok Kabupaten Simalungun)
Sirait, Dewi Syafitri · 2021
Hak Waris Orang Murtad Menurut Kompilasi Hukum Islam Dan Hukum Perdata (Studi: Kecamatan Sipispis Kabupaten Serdang Bedagai
Saragih, Fitra Endah Angraini · 2020
Pembagian Harta Waris Pada Masyarakat Muslim Mandailing Natal (Kajian Sosiologis Hukum Islam Di Mandailing Natal)
Lubis, Sakban · 2020
Hak Waris Orang Murtad Menurut Kompilasi Hukum Islam Dan Hukum Perdata (Studi: Kecamatan Sipispis Kabupaten Serdang Bedagai
Saragih, Fitra Endah Angraini · 2020
Pembagian Harta Waris Pada Masyarakat Muslim Mandailing Natal (Kajian Sosiologis Hukum Islam Di Mandailing Natal)
Lubis, Sakban · 2020
Literatur Terbaru yang Relevan
Studi analisis pemikiran Hazairin tentang kewarisan bilateral dan implikasinya terhadap pembaharuan hukum Islam Indonesia
Sari, Rini · 2012
PEMIKIRAN HAZAIRIN DALAM MENGELOMPOKKAN AHLI WARIS MENURUT PERSEPEKTIF HUKUM KEWARISAN ISLAM
Umi Kalsum · 2014
Menemukan dasar hukum ahli waris pengganti melalui metode Al Istiqra' Al Ma'nawi
Matsum, Hasan · 2017
Menemukan dasar hukum ahli waris pengganti melalui metode Al Istiqra' Al Ma'nawi
Matsum, Hasan · 2017
KEWARISAN AHLI WARIS PENGGANTI DAN Z|AWI< AL-ARH}A>M (KAJIAN MENURUT KHI DAN HUKUM ISLAM)
Muhammad Zen · 2011
KEWARISAN JANDA DI DALAM KOMPILASI HUKU ISLAM DITINJAU MENURUT HUKUM KEWARISAN ISLAM
MUHAMMAD RIDHA · 2017
TINJAUAN HUKUM ISLAM TENTANG CUCU ANAK PEREMPUAN SEBAGAI AHLI WARIS PENGGANTI DALAM PASAL 185 KOMPILASI HUKUM ISLAM DI INDONESIA (KHI) : STUDI KASUS PERKARA Nomor 1751/Pdt.G/2019/PA.Pbr
Ali Ahmad Dahuri, - · 2021
Hak Waris Anak Di Luar Nikah Menurut Kompilasi Hukum Islam Pasal 186 (Studi Kasus Kelurahan Sinaksak, Kecamatan Tapian Dolok Kabupaten Simalungun)
Sirait, Dewi Syafitri · 2021