BILANGAN JARAK TEMPUH JAMAK DAN QASHAR MENURUT PANDANGAN IBNU HAZM IBNU TAIMIYAH
MURAT BIN ABU · UIN Sultan Syarif Kasim Riau
Latar belakangan ini adalah telah terjadi perbedaan pendapat antara dua tersebut dalam menentukan bilangan hari maksimal dan minimal, jarak tempuh perjalanan, yang diperbolehkan jamak dan qashar. Menurut Ibnu Taimiyah bahwa apa pun yang disebut dengan perjalanan, baik itu pendek maupun jauh, diperbolehkannya melakukan shalat jamak dalam bepergian (safar…