HAD QADZAF DENGAN PENGGUNAAN LAFAZ PERSPEKTIF EMPAT MAZHAB
ERWAN, - · UIN Sultan Syarif Kasim Riau
Abstrak / Ringkasan
Erwan, NIM. 31790515816, Had Qadzaf dengan Penggunaan Lafaz
Perspektif Empat Madzhab. Disertasi : Program Studi Hukum Keluarga
(AhwalAsy-Syakhsyiah) Pasca Sarjana UIN Sultan Syarif Kasim Riau
Permasalahan dalam penelitian ini adalah pandangan yang dikemukakan
oleh madzhab Hanafi, Syafi’i, Maliki, dan Hanbali beserta dalil yang digunakan,
sehingga penulis terdorong untuk mengkajinya dengan rinci. Sebab-sebab
terjadinya silang pendapat dikalangan ulama Mazhab dengan cara melihat dan
meneliti alasan-alasan yang mereka kemukakan dan dari pendapat tersebut ditarik
satu kesimpulan yang punya relevansi dengan zaman sekarang.
Tujuan penelitian ini adalah mengungkap pemikiran-pemikiran fiqh
Hanafi,Maliki, Syafi’I, dan Hanbali untuk menjelaskan sanksi pidana qadzaf yang
menggunakan lafaz ta’ridh. ,meneliti latar belakang dan menjelaskan metodologi
pemikiran ulama fiqh tentang penetapan hukum qadzaf dengan menggunakan
lafaz sharih, kinayah, dan ta’ridh dan mewujudkan rumusan yang konstruktif
tentang sanksi pidana qadzaf yang menggunakan lafaz tersebut
Dalam pembahasan dan penelitian ini, penulis memakai teknik
pengumpulan bahan melalui metode kepustakaan (library research) yaitu dengan
mengumpulkan data dan bahan-bahan dari buku yang relevan dengan
pembahasan ini, dengan cara membaca, mempelajari, dan menganalisa untuk
dapat dipahami, terutama literatur-literatur hasil karya madzhab Hanafi, Syafi’i,
Maliki, dan Hanbali serta buku-buku lain yang menunjang.
Mazhab Maliki dalam menetapkan (istinbath ) hukum yang bersumber
kepada al-Qur’an dan al-Sunnah, kemudian melakukan analisa terhadap tradisi
lokal masyarakat Madinah, serta fatwa-fatwa shahabat. Hal itu dalam menjawab
persoalan furu’iyah yang dihadapinya. Mazhab Maliki malaksanakan kajian
analogi kemaslahatan. Di sisi lain, ulama mazhab Maliki menegaskan bahwa
kehormatan ataupun kesucian seseorang harus dijaga. Menuduh orang lain
melakukan zina sangat bersinggungan dengan kehormatan dan kesucian
seseorang. Kendatipun si penuduh menggunakan lafaz ta’ridh. Menurut mazhab
Maliki seseorang yang menggunakan lafaz ta’ridh tetap diberlakukan hukuman
dera delapan puluh kali. Berdasarkan argumentasi-argumentasi beserta dalil yang
telah dikemukakan oleh ulama mazhab Maliki, maka dapat dipahami bahwa
ulama mazhab Maliki berpendapat wajib menjalankan hukuman (had) bagi orang
yang menuduh seseorang melakukan perbuatan zina, baik ia berniat maupun tidak
berniat. Alasannya adalah perbuatan shahabat Umar bin Khatab, Umar bin Khatab
melaksanakan hukuman (had) dera delapan puluh kali bagi si penuduh zina.
Penulis berpendapat bahwa pendapat mazhab Maliki sangat hati-hati dan
menjaga kehormatan seseorang. Hal ini didasarkan oleh perhatian imam Malik
dan mazhab Maliki (malikiyah) terhadap eksistensi hukuman (had) terhadap
orang yang menuduh wanita baik-baik ataupun orang lain berzina walaupun si
penuduh menggunakan lafaz ta’ridh.
.
Kata Kunci : had, qadzaf, lafaz
Referensi Serupa
Corak Mazhab Pada Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (Dsn-Mui)
Arafah, Acme Admira
Corak Mazhab Pada Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (Dsn-Mui)
Arafah, Acme Admira
Konsep Hirfah (Profesi ) Sebagai Kriteria Kafa’ah Dalam Pernikahan (Studi Komparatif Menurut Mazhab Hanafi dan Mazhab Maliki )
Ilham Syukur
ANALISIS PENDAPAT MAZHAB HANAFI TENTANG HUKUM PERNIKAHAN ORANG YANG IHRAM
Andri Muda Nasution
Hukum Shalat Jumat Orang Yang Menggunakan Handphone Pada Saat Khatib Berkhutbah Menurut Pendapat Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kota Subulussalam (Studi Kasus Di Kota Subulussalam)
Jalil, Jalil
STUDI ANALISIS PENDAPAT IBNU QUDAMAH TENTANG HAK WARIS SESEORANG YANG MASUK ISLAM SEBELUM HARTA WARIS DIBAGI
Ahmad Ikhsan
AMALAN MENGHADIAHKAN PAHALA KEPADA MAYIT DALAM PERSPEKTIF FIQH MUQARAN (STUDI KOMPERATIF ANTARA PENDAPAT ULAMA MAZHAB YANG MENDUKUNG DAN MENOLAKNYA)
Alfi Syukri
HUKUM MENGEMBALIKAN BARANG TEMUAN (LUQATHAH) YANG DI TEMUKAN SESEORANG DENGAN MEMINTA IMBALAN KEPADA PEMILIK BARANG MENURUT PERSPEKTIF IMAM SYAFI’I ( Studi Kasus Desa Aek Goti Kecamatan SilangKitang Kabupaten Labuhan Batu Selatan)
Rambe, Nur Hayani
HUKUM MENGEMBALIKAN BARANG TEMUAN (LUQATHAH) YANG DI TEMUKAN SESEORANG DENGAN MEMINTA IMBALAN KEPADA PEMILIK BARANG MENURUT PERSPEKTIF IMAM SYAFI’I ( Studi Kasus Desa Aek Goti Kecamatan SilangKitang Kabupaten Labuhan Batu Selatan)
Rambe, Nur Hayani
ANALISIS HUKUM MEMINANG WANITA DALAM PINANGAN ORANG LAIN MENURUT ABDUL KARIM AL-RAFI’I
ISMI LATHIFATUL HILMI, -
STUDI KUALITAS HADIS TENTANG SETAN MENGENCINGI TELINGA SESEORANG YANG TIDUR PADA WAKTU MALAM HINGGA PAGI
Ilham Ramdhani
KEDUDUKAN MUALLAF SEBAGAI PENERIMA ZAKAT MENURUT MAZHAB HANAFI
Suparlini
Literatur Lain dari UIN Sultan Syarif Kasim Riau
Konsep Hirfah (Profesi ) Sebagai Kriteria Kafa’ah Dalam Pernikahan (Studi Komparatif Menurut Mazhab Hanafi dan Mazhab Maliki )
Ilham Syukur · 2017
ANALISIS PENDAPAT MAZHAB HANAFI TENTANG HUKUM PERNIKAHAN ORANG YANG IHRAM
Andri Muda Nasution · 2014
STUDI ANALISIS PENDAPAT IBNU QUDAMAH TENTANG HAK WARIS SESEORANG YANG MASUK ISLAM SEBELUM HARTA WARIS DIBAGI
Ahmad Ikhsan · 2015
AMALAN MENGHADIAHKAN PAHALA KEPADA MAYIT DALAM PERSPEKTIF FIQH MUQARAN (STUDI KOMPERATIF ANTARA PENDAPAT ULAMA MAZHAB YANG MENDUKUNG DAN MENOLAKNYA)
Alfi Syukri · 2011
ANALISIS HUKUM MEMINANG WANITA DALAM PINANGAN ORANG LAIN MENURUT ABDUL KARIM AL-RAFI’I
ISMI LATHIFATUL HILMI, - · 2021
STUDI KUALITAS HADIS TENTANG SETAN MENGENCINGI TELINGA SESEORANG YANG TIDUR PADA WAKTU MALAM HINGGA PAGI
Ilham Ramdhani · 2015
KEDUDUKAN MUALLAF SEBAGAI PENERIMA ZAKAT MENURUT MAZHAB HANAFI
Suparlini · 2011
PANDANGAN IMAM IBNU AL-QASIM (w.191 H) TENTANG MEMINANG DI ATAS PINANGAN ORANG LAIN
SALAHUDDIN, SN · 2022
Literatur Terbaru yang Relevan
Corak Mazhab Pada Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (Dsn-Mui)
Arafah, Acme Admira · 2017
Corak Mazhab Pada Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (Dsn-Mui)
Arafah, Acme Admira · 2017
Konsep Hirfah (Profesi ) Sebagai Kriteria Kafa’ah Dalam Pernikahan (Studi Komparatif Menurut Mazhab Hanafi dan Mazhab Maliki )
Ilham Syukur · 2017
ANALISIS PENDAPAT MAZHAB HANAFI TENTANG HUKUM PERNIKAHAN ORANG YANG IHRAM
Andri Muda Nasution · 2014
Hukum Shalat Jumat Orang Yang Menggunakan Handphone Pada Saat Khatib Berkhutbah Menurut Pendapat Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kota Subulussalam (Studi Kasus Di Kota Subulussalam)
Jalil, Jalil · 2019
STUDI ANALISIS PENDAPAT IBNU QUDAMAH TENTANG HAK WARIS SESEORANG YANG MASUK ISLAM SEBELUM HARTA WARIS DIBAGI
Ahmad Ikhsan · 2015
AMALAN MENGHADIAHKAN PAHALA KEPADA MAYIT DALAM PERSPEKTIF FIQH MUQARAN (STUDI KOMPERATIF ANTARA PENDAPAT ULAMA MAZHAB YANG MENDUKUNG DAN MENOLAKNYA)
Alfi Syukri · 2011
HUKUM MENGEMBALIKAN BARANG TEMUAN (LUQATHAH) YANG DI TEMUKAN SESEORANG DENGAN MEMINTA IMBALAN KEPADA PEMILIK BARANG MENURUT PERSPEKTIF IMAM SYAFI’I ( Studi Kasus Desa Aek Goti Kecamatan SilangKitang Kabupaten Labuhan Batu Selatan)
Rambe, Nur Hayani · 2017