REPOSITORY PAIindonesia2012

HANTARAN PERKAWINAN DALAM PEMINANGAN SECARA ADAT REMPAK DITINJAU MENRUT HUKUM ISLAM (Studi Kasus Desa Rempak Kecamatan Sabak Auh Kabupaten Siak)”

Khairunnas · UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Abstrak / Ringkasan

Adat Rempak Ditinjau Menrut Hukum Islam (Studi Kasus Desa
Rempak Kecamatan Sabak Auh Kabupaten Siak)”
Penelitian ini di latar belakangi dengan Salah satu kebiasaan di tengah
masyarakat sebagaimana yang terjadi di Desa Rempak Kabupaten Siak dalam
melakukakn pra nikah adalah dengan memberikan uang hantaran sebagai pra
syarat dalam melakukan perkawinan. Akan tetapi uang hantaran yang sudah
ditetapkan oleh keluarga calon isteri kepada calon suami sebagai pra syarat pra
pernikahan, dan dimana calon suami tidak mampu membayar uang hantaran
tersebut ,maka pernikahannya menjadi batal.
Dari latar belakang diatas permasalahan yang diteliti adalah Bagaimana
prosesi peminangan adat Rempak Kecamatan Sabak Auh, Bagaimana aturan
Hantaran belanja dalam peminangan dalam adat Rempak di Desa Rempak
Kabupaten Siak, Bagaimana prosesi hantaran belanja dalam peminangan adat
Rempak dalam perspektif hukum Islam.
Jumlah Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah datuk niniok
mamak, calon suami, calon isteri, berjumlah 10 orang, karena jumlahnya yang
sedikit dan dapat dijangkau maka penulis menggunakan semua popoulasi secara
keseluruhan menjadi sampel.
Penelitian ini adalah penelitian lapangan yang mengambil lokasi di desa
Rempak Kabupaten Siak. Sedangkan metode yang digunakan dalam penelitian ini
adalah melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen. Dan analisa data
mengunakan metode deskriftif kualitatif.
Hasil dari penelitian ini adalah Disetiap daerah memiliki perbedaan dalam
suatu acara perkawinan, ritual yang dilaksanakannya berbeda-beda baik dari segi
alat atau benda yang digunakan ataupun prosesi dalam melakukan suatu
perkawinan menurut adat yang terdapat disetiap daerah baik di Rempak maupun
di derah lain. Akan tetapi tujuan dari ritual adat dalam suatu prosesi perkawinan
memiliki kesamaan yaitu untuk melestarikan kebudayaannya dan menghormati
nenek moyang yang telah melahirkan dan menanamkan adat budaya sejak zaman
dahulu. hikmah yang terkandung didalam suatu proses peminangan yaitu
memberikan kesempatan kepada kedua calon mempelai pria dan wanita untuk
mengenali sifat, akhlak, adat-istiadat, agar mengenali potensi yang dimiliki dari
masing-masing pihak sehingga mereka dapat membangun rumah tangga yang
sakinah, mawardah dan warahmah. Dalam penetuan jodoh, mahar dan
peminangan menurut adat Rempak ini sedikit menyimpang, karena ada yang
berbeda dengan prespektif hukum Islam.Semua ketentuan yang telah diajarkan
Islam ada yang terdapat dalam prosesi peminangan menurut adat Rempak ini.
Akan tetapi dalam hal ini ada juga yang bertentangan dengan Islam. Yang
bertentangan dalam hal ini adalah adanya suatu kelaziman dalam masyarakat adat
rempak, khususnya keluarga calon istri mensyaratkan kepada calon suami untuk
memberikan uang hantaran belanja yang besar, terkadang memberatkan bagi
calon suami dan pada akhirnya penikahannya menjadi batal.

Sitasi

RIS BibTeX
Recommendation Engine

Referensi Serupa

REPOSITORY2018

PELAKSANAAN TRADISI MENGINJAK TELUR DAN TARIK TARIKAN AYAM DALAM PERKAWINAN MASYARAKAT DESA SUMBER DATAR F10 KECAMATAN SINGINGI KABUPATEN KUANTAN SINGINGI DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM

ENDANG PERTIWI

99% mirip
REPOSITORY2012

PENETAPAN MAHAR DALAM PERKAWINAN SERTA IMPLIKASINYA TERHADAP MASYARAKAT DESA BATURIJAL HULU MENURUT TINJAUAN HUKUM ISLAM

Sri Murni

99% mirip
REPOSITORY2011

PENETAPAN MAHAR DALAM ADAT MANDAILING DAN DAMPAKNYA TERHADAP KELANGSUNGAN PERNIKAHAN DITINJAU MENURUT HUKUM ISLAM ( STUDI KASUS DI DESA TAMBUSAI BARAT KECAMATAN TAMBUSAI KABUPATEN ROKAN HULU )

Ali Raja Nasution

99% mirip
REPOSITORY2012

PENGGUNAAN ORGEN TUNGGAL DALAM PESTA PERKAWINAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP MORAL REMAJA DITINJAU MENURUT HUKUM ISLAM (Studi Kasus Desa Mengkirau Kecamatan Merbau)

Supriyanti

99% mirip
REPOSITORY2020

Prinsip-Prinsip Layanan Konseling Islami Dalam Perkawinan Untuk Mencegah Perceraian Di Desa Paran Tonga Kecamatan Huristak Kabupaten Padang Lawas

Harahap, Abidah

99% mirip
REPOSITORY2020

Prinsip-Prinsip Layanan Konseling Islami Dalam Perkawinan Untuk Mencegah Perceraian Di Desa Paran Tonga Kecamatan Huristak Kabupaten Padang Lawas

Harahap, Abidah

99% mirip
REPOSITORY2011

PRAKTEK PEMBAGIAN HARTA WARISAN DALAM MASYARAKAT ADAT DESA KARYA INDAH KECAMATAN TAPUNG DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM

Ahmat Sulaiman

99% mirip
REPOSITORY2019

IZIN TERTULIS NINIK MAMAK SEBAGAI SYARAT ADMINISTRASI PENCATATAN PERKAWINAN DI NAGARI PAKAN SINAYAN KECAMATAN BANUHAMPU DITINJAU MENURUT HUKUM ISLAM

MUTHIA RAHMATUL HUSNA, -

99% mirip
REPOSITORY2018

KEBIASAAN MASYARAKAT MENYANDINGKAN CALON PENGANTIN KETIKA AKAD NIKAH TINJAUAN FIQIH MUNAKAHAT (Studi di Desa Lubuk Terap Kecamatan Bandar Petalangan Kabupaten Pelalawan)

MILLAH SHADIQOH

99% mirip
REPOSITORY2017

PELAKSANAAN TRADISI RESEPSI PERNIKAHAN MASYARAKAT MANDAILING DI DESA AEK GUO KECAMATAN BATANG NATAL KABUPATEN MANDAILING NATAL DITINJAU MENURUT HUKUM ISLAM

RAYO RANGKUTI

99% mirip
REPOSITORY2011

KONSEP KAFA’AH DALAM PERKAWINAN MENURUT PEMIKIRAN AL-MAWARDI DITINJAU MENURUT HUKUM ISLAM

Lestari Hayati

99% mirip
REPOSITORY2022

TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP DENDA MELANGKAHI PERNIKAHAN DALAM TRADISI MASYARAKAT ADAT DESA HANDIS JULU KECAMATAN BARUMUN KABUPATEN PADANG LAWAS SUMATERA UTARA

NUR JANNAH HASIBUAN, -

99% mirip
Sumber yang Sama

Literatur Lain dari UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Bacaan Lanjutan

Literatur Terbaru yang Relevan