REPOSITORY PAIindonesia2020

Peralihan Hak Asuh Anak Yang Belum Mumayiz Akibat Gugurnya Seorang Ibu Sebagai Pemegang Hak Asuh Anak (Analisis Putusan Nomor 0139/Pdt.G/2015/ PTA.Mdn)

Alawiyah, Hapizah · Repository UIN Sumatera Utara

Abstrak / Ringkasan

Banyak masalah hukum yang timbul yang berkaitan dengan
hadhanah (pemelihara anak), terutama masalah hadhanah terhadap anak
yang belum mumayyiz setelah perceraian. Dalam Kompilasi Hukum Islam
pasal 105 bahwa setelah terjadinya perceraian, seorang anak yang belum
mumayyiz atau belum berusian 12 tahun pemeliharaannya diserahkan
kepada ibunya, dan ada kalanya seorang ibu gugur sebagai pemegang hak
asuh anak atau dicabut kekuasaanya dalam melakukan penguasaan atau
pemeliharaan anak, dan selanjutnya digantikan pleh orang orang yang
berhak atas pengasuhan anak tersebut. Dalam pasal 156 Kompilasi Hukum
Islam, setelah perceraian mengenai hak asuh anak yang belum mumayyiz,
setelah ibu pemeliharaan anak selanjutnya diserahkan kepada ibunya ibu,
dan setelah itu baru kepada ayah. Namun siapakah yang lebih berhak
menggantikan ibu dalam pemeliharaan anak tersebut juga dapat
menimbulkan perselisihan. Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui
bagaimana hak asuh anak yang belum mumayyiz apabila seorang ibu
gugur sebagai pemegang hak asuh anak. Penelitian ini menggunakan
metode penelitian yuridis normatif. Disebut sebagai penelitian normatif,
karena penelitian ini dilakukan atau ditunjukkan pada peraturan dan
bahan-bahan hukum yang tertulis. Yang mana bahan hukum primer yang
terdiri dari: Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan,
Inpress nomor 1 Tahun 1991 tentang Kompilasi Hukum Islam, Putusan
Pengadilan Tinggi Agama Medan Nomor 0139/Pdt.G//2015/PTA.Mdn,
dan bahan hukum sekunder berupa buku dan jurnal yang berkenaan
dengan masalah pemeliharaan anak. Majelis hakim Pengadilan Tinggi
Agama Medan dalam putusan No. 0139/Pdt.G/2015/PTA.Mdn mengenai
perkara hak asuh anak yang belum mumayyiz menetapkan ayah dari
kedua anak yang belum mumayyiz sebagai pemegang hak asuh anak
tersebut yang mana pada awalnya majelis hakim Pengadilan Agama
Medan dalam putusan No. 1072/Pdt.G/PA.Mdn menetapkan anak
pertama dari penggugat dan tergugat diserahkan kepada ibunya ibu atau
nenek dari pihak ibu, dan anak kedua diserahkan kepada ayah. Hakim
Pengadilan Tinggi Agama Medan memberi putusan bahwa kedua anak
yang belum mumayyiz tersebut diasuh oleh ayahnya dikarenakan hakim
lebih mengutamakan kepentingan si anak atau melihat dari segi
maslahatnya.

Sitasi

RIS BibTeX
Recommendation Engine

Referensi Serupa

REPOSITORY2020

Peralihan Hak Asuh Anak Yang Belum Mumayiz Akibat Gugurnya Seorang Ibu Sebagai Pemegang Hak Asuh Anak (Analisis Putusan Nomor 0139/Pdt.G/2015/ PTA.Mdn)

Alawiyah, Hapizah

99% mirip
REPOSITORY2018

Hak Asuh Anak (hadhanah) Bagi Ibu Yang Sudah Menikah Lagi Menurut Al-mawardi dan Ibn Hazm (Tinjauan Terhadap Putusan Hakim Pengadilan Agama)

Tanjung, Yuni

99% mirip
REPOSITORY2018

Hak Asuh Anak (hadhanah) Bagi Ibu Yang Sudah Menikah Lagi Menurut Al-mawardi dan Ibn Hazm (Tinjauan Terhadap Putusan Hakim Pengadilan Agama)

Tanjung, Yuni

99% mirip
REPOSITORY2019

Analisa Hukum Islam terhadap Pendapat Ibnu Taimiyyah Mengenai Penasaban Anak zina Kepada Ayah Biologis

NURHAYATI.N, -

99% mirip
REPOSITORY2017

Hak hadhanah orang tua yang muallaf terhadap anak menurut hukum keluarga di malaysia (studi kasus terhadap putusan mahkamah persekutuan nomor : 02(f)-5-01-2015 & 02(f)-6-01-2015)

Samad, Khairunnisa Binti Abd

99% mirip
REPOSITORY2017

Hak hadhanah orang tua yang muallaf terhadap anak menurut hukum keluarga di malaysia (studi kasus terhadap putusan mahkamah persekutuan nomor : 02(f)-5-01-2015 & 02(f)-6-01-2015)

Samad, Khairunnisa Binti Abd

99% mirip
REPOSITORY2021

Penerapan Asas Ultra Petitum Partium dalam Perkara Cerai Talak Perspektif Hukum Acara Peradilan Agama (Telaah Putusan Nomor: 270/ Pdt.G/ 2020/ MS-Banda Aceh)

Lubis, Lailan Munibah

99% mirip
REPOSITORY2021

Hak Waris Anak Di Luar Nikah Menurut Kompilasi Hukum Islam Pasal 186 (Studi Kasus Kelurahan Sinaksak, Kecamatan Tapian Dolok Kabupaten Simalungun)

Sirait, Dewi Syafitri

99% mirip
REPOSITORY2020

PEMBAGIAN HARTA BUJANGAN SETELAH MENINGGAL DUNIA DI DESA PULAU BIRANDANG KECAMATAN KAMPA DI TINJAU MENURUT HUKUM ISLAM

Rhahimon Syawal, -

99% mirip
REPOSITORY2015

PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI TENTANG STATUS ANAK DI LUAR PERKAWINAN NOMOR46/ PUU-VIII/2010 DI TINJAU DARI HUKUM ISLAM DANHUKUM DI INDONESIA

Desi Ratna Sari

99% mirip
REPOSITORY2022

HUKUM TRANSAKSI JUAL BELI DARI KALANGAN ANAK-ANAK MUMAYYIZ (STUDI MUQORONAH MAZHAB SHAFI’I DAN MAZHAB HANBALI)

AHMAD SOFWAN BIN MOHAMED NAZIR, -

99% mirip
REPOSITORY2022

TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP UPAYA MEWUJUDKAN KELUARGA SAKINAH BAGI SUAMI ISTRI YANG BELUM MEMILIKI KETURUNAN DI DESA LERENG KECAMATAN KUOK

RIDWANA ALMAMUDA, -

99% mirip
Sumber yang Sama

Literatur Lain dari Repository UIN Sumatera Utara

Bacaan Lanjutan

Literatur Terbaru yang Relevan