STILISTIKA BERJALAN DI DALAM AL-QUR’AN MENURUT TAFSIR AR-RAZI DAN IBNU KATSIR
Qadri Satria Darmawan, - · UIN Sultan Syarif Kasim Riau
Abstrak / Ringkasan
ABSTRAK
Skripsi ini berJudul : Stilistika Berjalan di dalam al-Qur’an menurut Tafsir ar-Razi dan Ibnu Katsir
Aspek kebahasaan di dalam al-Qur’an memang banyak mengandung kata-kata yang berbeda tetapi memiliki terjemahan yang sama, tetapi sejatinya dalam penggunaannya berbeda pada setiap ayatnya. Salah satunya Istilah berjalan di dalam al-Qur’an. Kata ini memang memiliki kata yang berbeda-beda, terdapat empat kata yakni safara, sara, masya, dan marra, yang secara umum memiliki terjemahan yang sama, sehingga membuat sebahagian dari orang yang belum memahaminya atau orang awam menganggap sama padahal sejatinya memiliki penggunaan yang berbeda. Adapun tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui stilistika al-Qur’an dari aspek semantik dalam ayat-ayat berjalan di dalam al-Qur’an. Rumusan masalah yang akan dipaparkan adalah apa saja stilistika berjalan di dalam al-Qur’an dan Bagaimana mufassirin menafsirkan ayat-ayat yang membahas berbagai stilistika berjalan di dalam al-Qur’an. Adapun metode yang diguanakan dalam penelitian ini adalah metode penafsiran Perbandingan (muqoron) dengan jenis penelitian berbentuk library Risearch yaitu penelitian yang menitik beratkan pada literature dengan cara menganalisis muatan isi dari literatur-literatur yang terkait dengan objek penelitian baik dari sumber data primer maupun sekunder. Adapun beberapa hasil temuan yang saya teliti dari bahasan stilistika berjalan ini bahwa di dalam al-Qur’an terdapat empat kata yang berbeda dan memiliki makna sama yakni berjalan, kata-kata tersebut adalah safara, masya, sarra dan marra yang mana dalam penafsirannya terdapat perbedaan yang mana dalam bahasa arab disebut sebagai uslub atau stilistika (gaya bahasa). Adapun beberapa temuan dalam penelitian yang penulis lakukan ini antara lain yang pertama, bahwa setiap kata yang berbeda dan memiliki arti yang sama mempunyai beberapa perbedaan, dintara salah satu perbedaan yang penulis dapati adalah perbedaan dalam penggunaan dari setiap ayat yang ada di dalam al-Qur’an.
Topik Terkait
Referensi Serupa
MAKNA KATA AL-LAGHWI PERSPEKTIF AL-QUR’AN (KAJIAN TAFSIR MAUDHU’I)
Muhammad Febrian, -
MAKNA KATA ZAUJ DAN IMRA’AH DALAM AL-QURAN (Kajian Tafsir Tematik)
Dewi Sriwahyuniarti
MAKNA KATA MAKSIATDAN PADANANNYA DALAM AL-QUR’AN (Kajian Komparatif Antara Tafsir al-Maraghi dan Tafsiral-Azhar)
Nurmiyah
MAKNA KATA HALU'A DAN JAZU'A DALAM AL-QUR'AN DAN RELEVANSINYA DENGAN PSIKOSOMATIS (Kajian Tafsir Tematik Kontekstual)
M SALEH, -
Kufur Juhud Dalam Alquran (Tela’ah kata kufr juhud dalam kitab tafsir Jami’ al-Bayan fi Ta’wil al-Qur’an)
HERMANSYAH, HH
MAKNA TSAMARÂT DAN SYARÂB DALAM AL-QUR’AN (Studi kompratif Antara Tafsir Ibnu Katsir dan Tafsir Al-Azhar)
Ilham Suwandi
KONSEP BAI’AH DALAM AL-QUR’AN MENURUT MUFASSIRIN (Pendekatan Tafsir Maudhu’i)
MUHAMMAD FARIS BIN AHMAD OTHMAN
PENAFSIRAN KATA JAHILIAH MENURUT SAYYID QUTHB DALAM TAFSIR FI ZHILAL AL-QUR’AN
Muhd Hambali bin Zulkifli
MAKNA RIS?LAH DALAM AL-QUR’?N (Kajian Tafsir Tematik)
Syafrizal
KISAH KAUM TSAMUD DALAM AL-QUR’AN ( Kajian Komperatif Antara Tafsir F? Dzil?l Al-Qur’an dan Tafsir Al-Mishbah)
Roni
KONSEP TAUHID DALAM AL-QUR’AN DAN RELEVANSINYA DENGAN SILA PERTAMA PANCASILA ( Kajian Tafsir Tematik)
ACHMAD JUNAIDI, -
ANAK ANGKAT PERSPEKTIF AL-QUR’AN DAN IMPLEMENTASINYA DI ZAMAN KONTEMPORER (Kajian Tafsir Tematik)
ROUDHATUL ULFA, -
Literatur Lain dari UIN Sultan Syarif Kasim Riau
MAKNA KATA AL-LAGHWI PERSPEKTIF AL-QUR’AN (KAJIAN TAFSIR MAUDHU’I)
Muhammad Febrian, - · 2020
MAKNA KATA ZAUJ DAN IMRA’AH DALAM AL-QURAN (Kajian Tafsir Tematik)
Dewi Sriwahyuniarti · 2015
MAKNA KATA MAKSIATDAN PADANANNYA DALAM AL-QUR’AN (Kajian Komparatif Antara Tafsir al-Maraghi dan Tafsiral-Azhar)
Nurmiyah · 2015
MAKNA KATA HALU'A DAN JAZU'A DALAM AL-QUR'AN DAN RELEVANSINYA DENGAN PSIKOSOMATIS (Kajian Tafsir Tematik Kontekstual)
M SALEH, - · 2022
Kufur Juhud Dalam Alquran (Tela’ah kata kufr juhud dalam kitab tafsir Jami’ al-Bayan fi Ta’wil al-Qur’an)
HERMANSYAH, HH · 2021
MAKNA TSAMARÂT DAN SYARÂB DALAM AL-QUR’AN (Studi kompratif Antara Tafsir Ibnu Katsir dan Tafsir Al-Azhar)
Ilham Suwandi · 2015
KONSEP BAI’AH DALAM AL-QUR’AN MENURUT MUFASSIRIN (Pendekatan Tafsir Maudhu’i)
MUHAMMAD FARIS BIN AHMAD OTHMAN · 2017
PENAFSIRAN KATA JAHILIAH MENURUT SAYYID QUTHB DALAM TAFSIR FI ZHILAL AL-QUR’AN
Muhd Hambali bin Zulkifli · 2015
Literatur Terbaru yang Relevan
MAKNA KATA AL-LAGHWI PERSPEKTIF AL-QUR’AN (KAJIAN TAFSIR MAUDHU’I)
Muhammad Febrian, - · 2020
MAKNA KATA ZAUJ DAN IMRA’AH DALAM AL-QURAN (Kajian Tafsir Tematik)
Dewi Sriwahyuniarti · 2015
MAKNA KATA MAKSIATDAN PADANANNYA DALAM AL-QUR’AN (Kajian Komparatif Antara Tafsir al-Maraghi dan Tafsiral-Azhar)
Nurmiyah · 2015
MAKNA KATA HALU'A DAN JAZU'A DALAM AL-QUR'AN DAN RELEVANSINYA DENGAN PSIKOSOMATIS (Kajian Tafsir Tematik Kontekstual)
M SALEH, - · 2022
Kufur Juhud Dalam Alquran (Tela’ah kata kufr juhud dalam kitab tafsir Jami’ al-Bayan fi Ta’wil al-Qur’an)
HERMANSYAH, HH · 2021
MAKNA TSAMARÂT DAN SYARÂB DALAM AL-QUR’AN (Studi kompratif Antara Tafsir Ibnu Katsir dan Tafsir Al-Azhar)
Ilham Suwandi · 2015
KONSEP BAI’AH DALAM AL-QUR’AN MENURUT MUFASSIRIN (Pendekatan Tafsir Maudhu’i)
MUHAMMAD FARIS BIN AHMAD OTHMAN · 2017
PENAFSIRAN KATA JAHILIAH MENURUT SAYYID QUTHB DALAM TAFSIR FI ZHILAL AL-QUR’AN
Muhd Hambali bin Zulkifli · 2015