REPOSITORY PAIindonesia2020

STILISTIKA BERJALAN DI DALAM AL-QUR’AN MENURUT TAFSIR AR-RAZI DAN IBNU KATSIR

Qadri Satria Darmawan, - · UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Abstrak / Ringkasan

ABSTRAK
Skripsi ini berJudul : Stilistika Berjalan di dalam al-Qur’an menurut Tafsir ar-Razi dan Ibnu Katsir

Aspek kebahasaan di dalam al-Qur’an memang banyak mengandung kata-kata yang berbeda tetapi memiliki terjemahan yang sama, tetapi sejatinya dalam penggunaannya berbeda pada setiap ayatnya. Salah satunya Istilah berjalan di dalam al-Qur’an. Kata ini memang memiliki kata yang berbeda-beda, terdapat empat kata yakni safara, sara, masya, dan marra, yang secara umum memiliki terjemahan yang sama, sehingga membuat sebahagian dari orang yang belum memahaminya atau orang awam menganggap sama padahal sejatinya memiliki penggunaan yang berbeda. Adapun tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui stilistika al-Qur’an dari aspek semantik dalam ayat-ayat berjalan di dalam al-Qur’an. Rumusan masalah yang akan dipaparkan adalah apa saja stilistika berjalan di dalam al-Qur’an dan Bagaimana mufassirin menafsirkan ayat-ayat yang membahas berbagai stilistika berjalan di dalam al-Qur’an. Adapun metode yang diguanakan dalam penelitian ini adalah metode penafsiran Perbandingan (muqoron) dengan jenis penelitian berbentuk library Risearch yaitu penelitian yang menitik beratkan pada literature dengan cara menganalisis muatan isi dari literatur-literatur yang terkait dengan objek penelitian baik dari sumber data primer maupun sekunder. Adapun beberapa hasil temuan yang saya teliti dari bahasan stilistika berjalan ini bahwa di dalam al-Qur’an terdapat empat kata yang berbeda dan memiliki makna sama yakni berjalan, kata-kata tersebut adalah safara, masya, sarra dan marra yang mana dalam penafsirannya terdapat perbedaan yang mana dalam bahasa arab disebut sebagai uslub atau stilistika (gaya bahasa). Adapun beberapa temuan dalam penelitian yang penulis lakukan ini antara lain yang pertama, bahwa setiap kata yang berbeda dan memiliki arti yang sama mempunyai beberapa perbedaan, dintara salah satu perbedaan yang penulis dapati adalah perbedaan dalam penggunaan dari setiap ayat yang ada di dalam al-Qur’an.

Sitasi

RIS BibTeX
Recommendation Engine

Referensi Serupa

REPOSITORY2020

MAKNA KATA AL-LAGHWI PERSPEKTIF AL-QUR’AN (KAJIAN TAFSIR MAUDHU’I)

Muhammad Febrian, -

99% mirip
REPOSITORY2015

MAKNA KATA ZAUJ DAN IMRA’AH DALAM AL-QURAN (Kajian Tafsir Tematik)

Dewi Sriwahyuniarti

99% mirip
REPOSITORY2015

MAKNA KATA MAKSIATDAN PADANANNYA DALAM AL-QUR’AN (Kajian Komparatif Antara Tafsir al-Maraghi dan Tafsiral-Azhar)

Nurmiyah

99% mirip
REPOSITORY2022

MAKNA KATA HALU'A DAN JAZU'A DALAM AL-QUR'AN DAN RELEVANSINYA DENGAN PSIKOSOMATIS (Kajian Tafsir Tematik Kontekstual)

M SALEH, -

99% mirip
REPOSITORY2021

Kufur Juhud Dalam Alquran (Tela’ah kata kufr juhud dalam kitab tafsir Jami’ al-Bayan fi Ta’wil al-Qur’an)

HERMANSYAH, HH

99% mirip
REPOSITORY2015

MAKNA TSAMARÂT DAN SYARÂB DALAM AL-QUR’AN (Studi kompratif Antara Tafsir Ibnu Katsir dan Tafsir Al-Azhar)

Ilham Suwandi

99% mirip
REPOSITORY2017

KONSEP BAI’AH DALAM AL-QUR’AN MENURUT MUFASSIRIN (Pendekatan Tafsir Maudhu’i)

MUHAMMAD FARIS BIN AHMAD OTHMAN

99% mirip
REPOSITORY2015

PENAFSIRAN KATA JAHILIAH MENURUT SAYYID QUTHB DALAM TAFSIR FI ZHILAL AL-QUR’AN

Muhd Hambali bin Zulkifli

99% mirip
REPOSITORY2015

MAKNA RIS?LAH DALAM AL-QUR’?N (Kajian Tafsir Tematik)

Syafrizal

99% mirip
REPOSITORY2015

KISAH KAUM TSAMUD DALAM AL-QUR’AN ( Kajian Komperatif Antara Tafsir F? Dzil?l Al-Qur’an dan Tafsir Al-Mishbah)

Roni

99% mirip
REPOSITORY2022

KONSEP TAUHID DALAM AL-QUR’AN DAN RELEVANSINYA DENGAN SILA PERTAMA PANCASILA ( Kajian Tafsir Tematik)

ACHMAD JUNAIDI, -

99% mirip
REPOSITORY2021

ANAK ANGKAT PERSPEKTIF AL-QUR’AN DAN IMPLEMENTASINYA DI ZAMAN KONTEMPORER (Kajian Tafsir Tematik)

ROUDHATUL ULFA, -

99% mirip
Sumber yang Sama

Literatur Lain dari UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Bacaan Lanjutan

Literatur Terbaru yang Relevan