REPOSITORY PAIindonesia2016

PERSEPSI MASYARAKAT KECAMATAN TAMBANGAN KABUPATEN MANDAILING NATAL TENTANG JATUHNYA THALAQ TANPA PUTUSAN PENGADILAN AGAMA

MUHAMMAD AMIN · UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Abstrak / Ringkasan

Skripsi ini membahas Tentang Persepsi Masyarakat Kecamatan Tambangan tentang Jatuhnya thalaq tanpa putusan Pengadilan Agama.Pasal 39 ayat 1 UU no.1 Tahun 1974 Perceraian hanya dapat di laksanakan di depan sidang Pengadilan Agama setelah Pengadilan yang bersangkutan berusaha dan tidak berhasil mendamaikan kedua belah pihak. pasal 115 Kmpilasi Hukum Islam (KHI). Perceraian hanya dapat di lakukan di depan sidang Pengadilan Agama setelah Pengadilan Agama tersebut berusaha dan tidak berhasil mendamaikan kedua belah pihak, kenyataan yang terjadi di Masyarakat Kecamatan Tambangan banyak yang melakukan thalaq hanya secara hukum adat dengan mengesampingkan Pengadilan Agama.
Permasalahan dalam skripsi ini adalah bagaimana praktek thalaq di luar Pengadilan Agama yang terjadi di Kecamatan Tambangan Kabupaten Mandailing Natal, serta alasan Masyarakat Kecamatan Tambangan Kabupaten Mandailing Natal tidak berperkara di Pengadilan Agama dan bagaimana keabsahan praktek thalaq di luar Pengadilan Agama dalam perspektif fiqh munakahat. Penelitan ini adalah penelitian lapangan/field research memilih lokasi penelitian di Kecamatan Tambangan Kabupaten Mandailing Natal populasi dalam penelitian ini berjumlah 30 kasus dan di ambil sample 100% yaitu sebanyak 30 orang dengan menggunakan teknik total sampling. Data di kumpulkan melalui observasi, wawancara dan angket.
Setelah melakukan penelitian di ketahui bahwa di daerah Kecamatan Tambangan Kabupetan Mandailing Natal terdapat thalaq di luar Pengadilan Agama dan alasan thalaq di luar Pengadilan Agama karna faktor doktrin fiqh yang menyatakan bahwa thalaq cukup dengan memenuhi rukun dan syaratnya, juga faktor ekonomi yang kurang memadai serta kurangnya sarana transportasi, adapun keabsahan thalaq tanpa putusan Pengadilan Agama dalam perspektif fiqh mencederai konsep fiqh secara kaseluruhan tanpa melihat manfa’at dan mudharatnya karna mengesampingkan beberapa hal. Pertama, solusi yang ditawarkan oleh Syari’at Islam untuk menyelesaikan problematika dalam rumah tangga, sebelum memilih jalan thalaq untuk mengakhiri ikatan perkawinan. Kedua, melanggar konsep maslahat. Sejatinya hukum tiada lain adalah sebgai bentuk menjaga kemashlahatan manusia. Sehingga pemilihan jalan thalaq dengan mempertimbangkan sebagai solusi akhir dalam mengakhiri problematika dalam rumah tangga adalah sisi positifnya dan tidak adanya perlindungan hukum atau kecurangan dan antisipasinya adalah sisi negatif dari thalaq tanpa putusan Pengadilan Agama. Maka jika diambil jalan thalaq maka sisi negatif adalah realisasinya. Dan hukum tidak sejalan dengan tujuannya, yakni merealisasikan kemaslahatan bagi manusia. Ketiga, fiqh adalah hal yang bersifat temporal dan kondisional berdasarkan keadaan mayarakat. Maka pemakaian fiqih yang relevan adalah jawabannya, yakni sesuai dengan situasi dan kondisi Masyarakat Kecamatan Tambangan. Oleh karena itu, fiqih dalam penetapan praktek thalaq tanpa putusan Pengadilan Agama adalah fiqih yang sesuai dengan situasi dan kondisi yang ada di Masyarakat Kecamatan Tambangan dengan mempertibangkan fenomena berdasarkan kemaslahatan, normatifitas dalam Hukum Positif dan aktual sesuai dengan fenomena Masyarakat zaman sekarang. Agar hukum yang lahir bukanlah hukum yang “kaku” di dalam masyarakat.

Sitasi

RIS BibTeX
Recommendation Engine

Referensi Serupa

REPOSITORY2021

Pandangan Pemuka Agama Kecamatan Tambangan Kabupaten Mandailing Natal Terhadap Poligami Tidak Tercatat (Analisis Berdasarkan Kompilasi Hukum Islam)

Aisyah, Husni

99% mirip
REPOSITORY2021

Pandangan Pemuka Agama Kecamatan Tambangan Kabupaten Mandailing Natal Terhadap Poligami Tidak Tercatat (Analisis Berdasarkan Kompilasi Hukum Islam)

Aisyah, Husni

99% mirip
REPOSITORY2018

TINJAUAN HUKUK PIDANA ISLAM TERHADAP PERSEPSI MASYARAKAT MENGENAI TINDAK PIDANA PENADAHAN SEPEDA MOTOR DI DESA SIMANGABAT KECAMATAN TAMBANGAN KABUPATEN MANDAILING NATAL

MAHMUD ZEIN

99% mirip
REPOSITORY2017

ITSBÂT THALÂQ DI PENGADILAN AGAMA DALAM REKONSTRUKSI HUKUM PERKAWINAN ISLAM DI INDONESIA (Studi Analisis Terhadap Pasal 39 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan dan Fatwa ijtima’ MUI Tahun 2012 )

Hasan Nul Hakim

99% mirip
REPOSITORY2019

Pandangan Tokoh Agama Tentang Penerapan Konsep Kafa’ah Pada Tradisi Perkawinan Masyarakat Sirandorung (Studi Kasus Desa Sirandorung, Kelurahan Aek Kota Batu, Kecamatan Na-Ix-X, Kabupaten Labuhan Batu Utara).

Juwandi, Muhammad

99% mirip
REPOSITORY2019

Pandangan Tokoh Agama Tentang Penerapan Konsep Kafa’ah Pada Tradisi Perkawinan Masyarakat Sirandorung (Studi Kasus Desa Sirandorung, Kelurahan Aek Kota Batu, Kecamatan Na-Ix-X, Kabupaten Labuhan Batu Utara).

Juwandi, Muhammad

99% mirip
REPOSITORY2017

PELAKSANAAN TRADISI RESEPSI PERNIKAHAN MASYARAKAT MANDAILING DI DESA AEK GUO KECAMATAN BATANG NATAL KABUPATEN MANDAILING NATAL DITINJAU MENURUT HUKUM ISLAM

RAYO RANGKUTI

99% mirip
REPOSITORY2021

TUGAS DAN FUNGSI KUA DALAM MEMBERIKAN PELAYANAN KEPADA MASYARAKAT BERDASARKAN PERATURAN MENTERI AGAMA NOMOR 34 TAHUN 2016 DI KUA KECAMATAN PAYUNG SEKAKI MENURUT PERSPEKTIF FIQH SIYASAH

MUHAMMAD RYAN HABIBILLAH, -

99% mirip
REPOSITORY2021

TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PERSEPSI MASYARAKAT MENGENAI MAHAR BACAAN AL-QUR’AN DI KELURAHAN SIMPANG BARU, KECAMATAN TAMPAN, KOTA PEKANBARU

Muhammad Syamsul Aidy, -

99% mirip
REPOSITORY2020

Probelematika Masyarakat Desa Liang Asona Terhadap Pencatatan Pernikahan Di Kantor Urusan Agama (KUA) Ditinjau Dari Kompilasi Hukum Islam (HKI) (Studi Kasus Desa Liang Asona Kecamatan Padang Bolak Kabupaten Padang Lawas Utara)

Dasopang, Bangun

99% mirip
REPOSITORY2020

Probelematika Masyarakat Desa Liang Asona Terhadap Pencatatan Pernikahan Di Kantor Urusan Agama (KUA) Ditinjau Dari Kompilasi Hukum Islam (HKI) (Studi Kasus Desa Liang Asona Kecamatan Padang Bolak Kabupaten Padang Lawas Utara)

Dasopang, Bangun

99% mirip
REPOSITORY2022

Persepsi dan Praktik Konsep Kafa'ah Ditinjau Dari Hukum Islam (Studi di Masyarakat Muslim Desa Tridayasakti Kecamatan Tambun Selatan Kabupaten Bekasi)

Fadhila, Nayla Amalia

99% mirip
Sumber yang Sama

Literatur Lain dari UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Bacaan Lanjutan

Literatur Terbaru yang Relevan

Pandangan Pemuka Agama Kecamatan Tambangan Kabupaten Mandailing Natal Terhadap Poligami Tidak Tercatat (Analisis Berdasarkan Kompilasi Hukum Islam)

Aisyah, Husni · 2021

Pandangan Pemuka Agama Kecamatan Tambangan Kabupaten Mandailing Natal Terhadap Poligami Tidak Tercatat (Analisis Berdasarkan Kompilasi Hukum Islam)

Aisyah, Husni · 2021

TINJAUAN HUKUK PIDANA ISLAM TERHADAP PERSEPSI MASYARAKAT MENGENAI TINDAK PIDANA PENADAHAN SEPEDA MOTOR DI DESA SIMANGABAT KECAMATAN TAMBANGAN KABUPATEN MANDAILING NATAL

MAHMUD ZEIN · 2018

ITSBÂT THALÂQ DI PENGADILAN AGAMA DALAM REKONSTRUKSI HUKUM PERKAWINAN ISLAM DI INDONESIA (Studi Analisis Terhadap Pasal 39 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan dan Fatwa ijtima’ MUI Tahun 2012 )

Hasan Nul Hakim · 2017

Pandangan Tokoh Agama Tentang Penerapan Konsep Kafa’ah Pada Tradisi Perkawinan Masyarakat Sirandorung (Studi Kasus Desa Sirandorung, Kelurahan Aek Kota Batu, Kecamatan Na-Ix-X, Kabupaten Labuhan Batu Utara).

Juwandi, Muhammad · 2019

Pandangan Tokoh Agama Tentang Penerapan Konsep Kafa’ah Pada Tradisi Perkawinan Masyarakat Sirandorung (Studi Kasus Desa Sirandorung, Kelurahan Aek Kota Batu, Kecamatan Na-Ix-X, Kabupaten Labuhan Batu Utara).

Juwandi, Muhammad · 2019

PELAKSANAAN TRADISI RESEPSI PERNIKAHAN MASYARAKAT MANDAILING DI DESA AEK GUO KECAMATAN BATANG NATAL KABUPATEN MANDAILING NATAL DITINJAU MENURUT HUKUM ISLAM

RAYO RANGKUTI · 2017

TUGAS DAN FUNGSI KUA DALAM MEMBERIKAN PELAYANAN KEPADA MASYARAKAT BERDASARKAN PERATURAN MENTERI AGAMA NOMOR 34 TAHUN 2016 DI KUA KECAMATAN PAYUNG SEKAKI MENURUT PERSPEKTIF FIQH SIYASAH

MUHAMMAD RYAN HABIBILLAH, - · 2021