REPOSITORY PAIindonesia2016

RISYWAH DALAM PERSFEKTIF HADIS NABI

Ahmad Jurin Harahap · UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Abstrak / Ringkasan

Risywah merupakan pemberian hadiah kepada pegawai pemerintahan atau hakim
dengan harapan segala keinginan penyuap diloloskan atau dimenangkan kasusnya atas
musuhnya di pengadilan. Sesuatu yang didapatkan oleh masyarakat dari seseorang yang
mengharapkan manfaat atau imbalan dari masyarakat tersebut, kadang-kadang dianggap
sebagai suatu pemberian yang biasa-biasa saja, karena mereka tidak bisa membedakan mana
yang termasuk kategori suap dan mana yang termasuk kategori pemberian, karena kita
sebagai masyarakat awam banyak yang tidak mengerti adanya kasus-kasus seperti ini, kita
beranggapan ini hanyalah pemberian atau hadiah yang sifatnya sebagai ungkapan rasa terima
kasih atas kesediaannya memberikan dukungan kepada calon kepala negara tersebut. Padahal
antara hadiah dan suap cukup jauh berbeda.
Hadis risywah yang diriwayatkan oleh Abu Daud, Ibnu Majah, al-Tirmidzi, dan Ahmad
bin Hanbal yang menjadi fokus pembahasan dalam penelitian ini berkualitas shahih. Dengan
demikian hadis tersebut dapat diterima dan dijadikan dalil atau hujjah.
Pemberian yang dibolehkan dalam Islam adalah berbentuk hibah. Pada dasarnya
sebagaimana hukum transaksi muamalah lainnya bahwa hibah adalah perkara mubah jika
selama dalam bentuknya tidak melanggar apa yang disebutkan Allah Swt dan Rasulnya
tentang kategori-kategori pelanggaran yang menyerupai risywah. Para ulama berbeda
pendapat dalam memahami hadis risywah. Menurut Ibnu al-Qayyim apabila pemberian
dimaksudkan untuk menuntuk hak atau menghindarkan diri dari kezhaliman menurut beliau
hal tersebut tidak apa-apa. Sedangkan menurut Ibnu Qudamah suap-menyuap dalam masalah
hukum dan pekerjaan (apa saja) maka hukumnya haram tidak diragukan lagi.

Sitasi

RIS BibTeX
Recommendation Engine

Referensi Serupa

REPOSITORY2020

STILISTIKA BERJALAN DI DALAM AL-QUR’AN MENURUT TAFSIR AR-RAZI DAN IBNU KATSIR

Qadri Satria Darmawan, -

99% mirip
REPOSITORY2021

ISTI’ADZAH DARI GODAAN SYAITHAN (Menurut Imam Ibnu Katsir, w. 774)(Analisis Ayat-ayat Isti’adzah Dalam Kitab Tafsir al-Qur`an al-‘Azhim)

Akmal Khairi, -

99% mirip
REPOSITORY2017

KONSEP BAI’AH DALAM AL-QUR’AN MENURUT MUFASSIRIN (Pendekatan Tafsir Maudhu’i)

MUHAMMAD FARIS BIN AHMAD OTHMAN

99% mirip
REPOSITORY2022

NUSYUZ ISTERI TIDAK MENGGUGURKAN NAFKAH MENURUT IBNU HAZM DAN RELEVANSINYA DENGAN HUKUM KELUARGA

Jumni Nelli; Isra Yuliana

99% mirip
REPOSITORY2020

Halal dan Haram Menurut Perspektif Hadis Serta Pandangan Masyarakat Terhadap Produk Halal

Adnir, Farid

99% mirip
REPOSITORY2020

Halal dan Haram Menurut Perspektif Hadis Serta Pandangan Masyarakat Terhadap Produk Halal

Adnir, Farid

99% mirip
REPOSITORY2021

IDDAH BAGI WANITA YANG PUTUS PERKAWINAN KARENA KHULUK MENURUT PENDAPAT IBNU TAIMIYYAH DALAM KITAB MAJMU AL-FATAWA

Gustiani Siregar, -

99% mirip
REPOSITORY2018

ADIL DALAM BERPOLIGAMI MENURUT IBNU HAZM

NASRUL LATIF

99% mirip
REPOSITORY2017

MAKNA AL-DAM MENURUT PERSPEKTIF AL-QURAN ( Kajian Tafsir Tematik dan Kaitannya dengan Ilmu Kesehatan)

SUMANTRI ADENIN

99% mirip
REPOSITORY2017

TABARRUJ DALAM ALQURAN (STUDI ANALISIS SURAT AL-AZHAB AYAT 33 DALAM TAFSIR IBNU KATSIR)

Sari, Novita

99% mirip
REPOSITORY2017

TABARRUJ DALAM ALQURAN (STUDI ANALISIS SURAT AL-AZHAB AYAT 33 DALAM TAFSIR IBNU KATSIR)

Sari, Novita

99% mirip
REPOSITORY2015

PERUMPAMAAN ORANG-ORANG KAFIRMENURUT IBNU KATSIR DALAM TAFS?RU AL-QUR’AN AL-‘A??M

Rudi Rahmat

99% mirip
Sumber yang Sama

Literatur Lain dari UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Bacaan Lanjutan

Literatur Terbaru yang Relevan