TABARRUJ DALAM ALQURAN (STUDI ANALISIS SURAT AL-AZHAB AYAT 33 DALAM TAFSIR IBNU KATSIR)
Sari, Novita · Repository UIN Sumatera Utara
Abstrak / Ringkasan
judul Skripsi ini adalah ; “TABARRUJ DALAM ALQURAN (STUDI ANALISIS SURAT AL-AZHAB AYAT 33 DALAM TAFSIR IBNU KASIR)”.
Masalah Tabarruj, banyaknya wanita dikalangan kita dizaman sekarang ini banyak yang berhias/berdandan terlalu berlebihan sehingga dapat menimbulkan kejahata. Dan banyak wanita zaman sekarang banyak yang mengikuti mode sehimgga dapat membahayakan dirinya sendiri. Dan banyaknya fenomena wanita tidak berhijab, terbuka dan menampakan auratnya kepada laki-laki.
Tabarruj adaah menampakan keeokan tubuh dan kecantikan wajah serta memberikan pesonannya. Atau seperti kata Imam Al-Bukhari, “Tabarruj adalah perbuatan wanita yang memamerkan segaa kecantikan dirinya.”
Demi menjaga masyarakat dari bahaya tabarruj, menjaga tubuh wanita dari tindak kejahatan, menjaga mereka tetap punya rasa malu dan kehormatan, dan demi menghindarkan jiwa kaum laki-laki agar jangan sampai tertipu serta tersungkur dalam kenistaan, maka Allah yang maha mengetahui lagi maha bijak sana mearang kaum wanita dari tabarruj
Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kepustakaan dan digunakan teknik analisis isi yang dilakukan dengan cara mendapatkan data melalui buku-buku yang berhubungan dengan objek yang dibahas. Adapun sumber data primer yang digunakan adalah Tafsir Ibnu Kasir sedangkan yang menjadi sumber sekunder adalah diperoleh dari berbagai literatur, kamus, karya tulis, buku, dan beberapa sumber lainnya yang berkenaan dengan Tabarruj atau beerhias.
Tabarruj adalah berhias yang berlebih-lebihan namun terdapat perincian terkait aurat wanita ketika ia dihadapan laki-laki yag buka mahramnya ataupun dihadapan mahramnya. Adapun tentang batasan aurat seorang wanita dihadpan laki-laki yang buka mahramnya itu hukumnya haram. Di zaman sekarang banyak timbul dikalangan pemuda zaman sekarang persoalan-persoalan wanita yang berhias terlalu berlebihan sehingga mengundang kemaksiatan dan kejahatan. Diperbolehkan wanita berhias, tetapi berhias yag menurut Syariat Islam.
Sekiranya diteliti, sudah jelas bahwa didalam ayat-ayat Alquran maupun Hadis Nabi saw., yag melarang bertabarruj bagi wanita-wanita muslim, bahwa hukum tabarruj ini adalah haram, karena tabarruj ini akan menimbulkan kemaksiatan dan kejahatan. Ibnu Kasir menyimpulkan bahwa tabarruj adalah para istri-istri Nabi saw., yang dilarang keluar rumah kecuali ada keperluan yang sangat mendesak dan penting.
Dari hasil penelitian ini dapat diambil kesimpulan bahwa bertabarruj itu tidak dibolehkan jika melampaui batas dalam Syariat Islam. Islam itu memiliki aturang yang baik untuk semua umat muslim. Tabarruj merupakan salah satu hal yang banyak dilakukan oleh kaum wanita secara fitrahnya. Selain itu, tabarruj juga diperbolehkan dalam Islam, tetapi tidak boleh terlalu yang berlebihan. Pada dasarnya tabarruj amat berperan pada kaum wanita sama da perannya itu menjurus kepada unsur-unsur negatif maupun sebaliknya.
Referensi Serupa
TABARRUJ DALAM ALQURAN (STUDI ANALISIS SURAT AL-AZHAB AYAT 33 DALAM TAFSIR IBNU KATSIR)
Sari, Novita
KISAH KAUM TSAMUD DALAM AL-QUR’AN ( Kajian Komperatif Antara Tafsir F? Dzil?l Al-Qur’an dan Tafsir Al-Mishbah)
Roni
STILISTIKA BERJALAN DI DALAM AL-QUR’AN MENURUT TAFSIR AR-RAZI DAN IBNU KATSIR
Qadri Satria Darmawan, -
Peran Ibu Dalam Mendidik Anak Pada Surah Al-Ahqaf (46) Ayat 15 Dalam Tafsir Ibnu Katsir
Qomariah, Siti
Peran Ibu Dalam Mendidik Anak Pada Surah Al-Ahqaf (46) Ayat 15 Dalam Tafsir Ibnu Katsir
Qomariah, Siti
Konsep pemimpin perempuan dalam tafsir Al-Misbah
Marzaniatun, Marzaniatun
Konsep pemimpin perempuan dalam tafsir Al-Misbah
Marzaniatun, Marzaniatun
MAKNA TSAMARÂT DAN SYARÂB DALAM AL-QUR’AN (Studi kompratif Antara Tafsir Ibnu Katsir dan Tafsir Al-Azhar)
Ilham Suwandi
Epistimologi Tij?rah Perspektif Buya Hamka Dalam Tafsir Al-Azhar dan Relevansinya Pada Masa Sekarang
Nopel saputra, -
MAKNA AS-SALAM DALAM AL-QUR’AN KAJIAN KOMFARATIF ANTARA TAFSIR IBNU KATSIR, HAMKA DAN QURAISH SHIHAB
Maya Ani Ela
SIFAT SHALAT MANUSIA DALAM AL-QURAN (TINJAUAN TAFSIR RAHMAH MIN AL-RAHMAN MIN KALAM SYAIKH IBNU ARABI KARYA MAHMUD GHURAB
Sabbih
DOA NABI IBRAHIM DALAM AL-QUR’AN (Studi Komparatif antara Tafsir Ibnu Katsir dengan Tafsir al-Sa`di)
Muchrorudin
Literatur Lain dari Repository UIN Sumatera Utara
TABARRUJ DALAM ALQURAN (STUDI ANALISIS SURAT AL-AZHAB AYAT 33 DALAM TAFSIR IBNU KATSIR)
Sari, Novita · 2017
Peran Ibu Dalam Mendidik Anak Pada Surah Al-Ahqaf (46) Ayat 15 Dalam Tafsir Ibnu Katsir
Qomariah, Siti · 2020
Peran Ibu Dalam Mendidik Anak Pada Surah Al-Ahqaf (46) Ayat 15 Dalam Tafsir Ibnu Katsir
Qomariah, Siti · 2020
Konsep pemimpin perempuan dalam tafsir Al-Misbah
Marzaniatun, Marzaniatun · 2016
Konsep pemimpin perempuan dalam tafsir Al-Misbah
Marzaniatun, Marzaniatun · 2016
Metode Pendidikan Anak dalam Surah Luqman Ayat 12-19 Perspektif Tafsir Ibnu Katsir
Sarumpaet, Arpin · 2022
Metode Pendidikan Anak dalam Surah Luqman Ayat 12-19 Perspektif Tafsir Ibnu Katsir
Sarumpaet, Arpin · 2022
Adab Istri Kepada Suami Menurut Hamka Dalam Tafsir Al-Azhar: Kajian Terhadap QS. At-Tahrim/66: 11
Nirwana, Sakina · 2020
Literatur Terbaru yang Relevan
TABARRUJ DALAM ALQURAN (STUDI ANALISIS SURAT AL-AZHAB AYAT 33 DALAM TAFSIR IBNU KATSIR)
Sari, Novita · 2017
KISAH KAUM TSAMUD DALAM AL-QUR’AN ( Kajian Komperatif Antara Tafsir F? Dzil?l Al-Qur’an dan Tafsir Al-Mishbah)
Roni · 2015
STILISTIKA BERJALAN DI DALAM AL-QUR’AN MENURUT TAFSIR AR-RAZI DAN IBNU KATSIR
Qadri Satria Darmawan, - · 2020
Peran Ibu Dalam Mendidik Anak Pada Surah Al-Ahqaf (46) Ayat 15 Dalam Tafsir Ibnu Katsir
Qomariah, Siti · 2020
Peran Ibu Dalam Mendidik Anak Pada Surah Al-Ahqaf (46) Ayat 15 Dalam Tafsir Ibnu Katsir
Qomariah, Siti · 2020
Konsep pemimpin perempuan dalam tafsir Al-Misbah
Marzaniatun, Marzaniatun · 2016
Konsep pemimpin perempuan dalam tafsir Al-Misbah
Marzaniatun, Marzaniatun · 2016
MAKNA TSAMARÂT DAN SYARÂB DALAM AL-QUR’AN (Studi kompratif Antara Tafsir Ibnu Katsir dan Tafsir Al-Azhar)
Ilham Suwandi · 2015