Pelaksanaan haji wanita tanpa suami atau mahram (Analisis Terhadap Pendapat Imam Abu Hanifah dan Pelaksanaannya di Indonesia)
Pulungan, Enny Nazrah · Repository UIN Sumatera Utara
Abstrak / Ringkasan
Pelaksanaan Haji Wanita Tanpa Suami atau Mahram
(Analisis Terhadap Pendapat Imam Abu Hanifah dan Pelaksanaannya di
Indonesia).
Tujuan penelitian ini adalah : Pertama, untuk mengetahui sejauh mana
jalan fikiran Imam Abu Hanifah dalam mengistinbatkan hukum wanita yang
melaksanakan ibadah haji tanpa disertai suami atau mahram. Kedua, untuk
Mengetahui dalil-dalil yang digunakan Imam Abu Hanifah dalam menetapkan
hukum wanita yang melaksanakan ibadah haji tanpa disertai suami atau mahram.
Ketiga, untuk mengetahui latar belakang pendapat Imam Abu Hanifah tentang
wanita yang melaksanakan haji tanpa suami atau mahram.
Keempat, untuk mengetahui tatacara pelaksanaan haji di Indonesia, dan adanya
kemungkinan melaksanakan ibadah haji walaupun tidak beserta dengan suami
atau mahram, serta relevansinya dengan pendapat Imam Abu hanifah.
Penelitian ini adalah penelitian perpustakaan (library research), melalui
metode ini, penulis akan mengadakan analisa dengan membaca dan mempelajari
bahan-bahan yang ada diperpustakaan melalui buku-buku karangan para ahli yang
berkaitan dengan permasalahan penulisan ini. Penelitian ini secara mendasar lebih
bersifat analitis dan diskriptif. Dalam penelitian ini yang dikaji atau yang menjadi
unit of analysis adalah pemikiran Imam Abu Hanifah dan ulama-ulama yang
hidup pada masa lampau, serta tata cara pelaksanaan haji di Indonesia Untuk
menganalisis data yang telah terkumpul, digunakan analisis isi (content analysis),
yaitu menganalisis pemikiran para ulama dan dalil yang mereka gunakan,
khususnya yang berkaitan dengan masalah Pelaksanaan Haji Wanita Tanpa Suami
atau Mahram (Analisis Terhadap Pendapat Imam Abu Hanifah dan
Pelaksanaannya di Indonesia).
Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa Imam Abu Hanifah
berpendapat seorang perempuan dilarang (diharamkan) melaksanakan ibadah haji
yang tidak disertai dengan suami atau mahram. Ketentuan ini didasarkan kepada
adanya larangan melaksanakan musafir haji kecuali disertai suami, atau mahram
dan dibolehkan apabila jarak musafirnya kurang dari tiga marhalah, Imam Abu
Hanifah beralasan dengan hadis Ibn Abbas r.a. bahwa Nabi Saw. bersabda :
Tidak halal (haram) bagi seorang perempuan yang beriman kepada Allah dan hari
kemudian bahwa musafir lebih dari tiga hari tiga malam, kecuali beserta
perempuan itu mahramnya atau suaminya, lantas berdirilah seorang laki-laki lalu
berkata :Sesungguhnya saya bermaksud untuk pergi berperang dan istriku
bermaksud pergi haji, maka bagaimana yang harus aku perbuat, maka bersabda
Rasulullah Saw. : Pergilah besertanya (istri) jangan tinggalkan dia.
Topik Terkait
Referensi Serupa
Pelaksanaan haji wanita tanpa suami atau mahram (Analisis Terhadap Pendapat Imam Abu Hanifah dan Pelaksanaannya di Indonesia)
Pulungan, Enny Nazrah
HUKUM WANITA MENUNAIKAN HAJI TANPA MAHRAM (STUDI KOMPARATIF ANTARA IMAM ABU HANIFAH DAN IMAM ASY-SYAFI?I)
SHAFINA BINTI AMBA, -
HUKUM WANITA MUSAFIR TANPA MAHRAM (STUDI KOMPARATIF ANTARA IMAM ABU HANIFAH DAN IMAM AS-SYAFI’I)
NURUL AZIRA BINTI AZIZAN, -
ANALISIS PENDAPAT IMAM ABU HANIFAH TENTANG SAHNYA WANITA HAID THAWAF TANPA SUCI
Syahrul
Menggunakan Obat Penunda Haid Bagi Yang Melaksanakan Ibadah Haji Menurut Pendapat Imam Yusuf Al-Qardawi Dan Syekh Ibn Utsaimin (Studi Kasus Kecamatan Tanjungbalai Kabupaten Asahan)
Agustina, Devi
Menggunakan Obat Penunda Haid Bagi Yang Melaksanakan Ibadah Haji Menurut Pendapat Imam Yusuf Al-Qardawi Dan Syekh Ibn Utsaimin (Studi Kasus Kecamatan Tanjungbalai Kabupaten Asahan)
Agustina, Devi
KEDUDUKAN NIKAH BAGI PEREMPUAN TANPA WALI (STUDI KOMPARATIF ANTARA IMAM ABU HANIFAH DAN IMAM AL-SYAFI’I)
IZZATUL NABILAH BINTI ABD RASAD, -
Pelaksanaan Mediasi Tanpa Dihadiri Suami dan Istri Dalam Kasus Cerai Gugat (Studi Kasus di Pengadilan Agama Kisaran Kabupaten Asahan).
Fauzi, Muhammad
Pelaksanaan Mediasi Tanpa Dihadiri Suami dan Istri Dalam Kasus Cerai Gugat (Studi Kasus di Pengadilan Agama Kisaran Kabupaten Asahan).
Fauzi, Muhammad
ZAKAT PERHIASAN PADA WANITA STUDI KOMPARATIF ANTARA IMAM ABU HANIFAH DAN IMAM ASY-SYAFI’I
TAUFIK
ANALISA PENDAPAT IMAM ABU HANIFAH TENTANG DIBOLEHKANNYA NIKAH KEMBALI BAGI SUAMI ISTERI YANG BERMULA’ANAH KARENA SUAMI DUSTA
Suci Handayani
Pelaksanaan Ihdad Pada Kalangan Aparatur Sipil Negara Wanita Di Dinas Perhubungan Udara Medan (Analisis Pasal 170 Kompilasi Hukum Islam)
Mys, Muhammad Faisal
Literatur Lain dari Repository UIN Sumatera Utara
Pelaksanaan haji wanita tanpa suami atau mahram (Analisis Terhadap Pendapat Imam Abu Hanifah dan Pelaksanaannya di Indonesia)
Pulungan, Enny Nazrah · 2020
Menggunakan Obat Penunda Haid Bagi Yang Melaksanakan Ibadah Haji Menurut Pendapat Imam Yusuf Al-Qardawi Dan Syekh Ibn Utsaimin (Studi Kasus Kecamatan Tanjungbalai Kabupaten Asahan)
Agustina, Devi · 2019
Menggunakan Obat Penunda Haid Bagi Yang Melaksanakan Ibadah Haji Menurut Pendapat Imam Yusuf Al-Qardawi Dan Syekh Ibn Utsaimin (Studi Kasus Kecamatan Tanjungbalai Kabupaten Asahan)
Agustina, Devi · 2019
Pelaksanaan Mediasi Tanpa Dihadiri Suami dan Istri Dalam Kasus Cerai Gugat (Studi Kasus di Pengadilan Agama Kisaran Kabupaten Asahan).
Fauzi, Muhammad · 2018
Pelaksanaan Mediasi Tanpa Dihadiri Suami dan Istri Dalam Kasus Cerai Gugat (Studi Kasus di Pengadilan Agama Kisaran Kabupaten Asahan).
Fauzi, Muhammad · 2018
Pelaksanaan Ihdad Pada Kalangan Aparatur Sipil Negara Wanita Di Dinas Perhubungan Udara Medan (Analisis Pasal 170 Kompilasi Hukum Islam)
Mys, Muhammad Faisal · 2020
Pelaksanaan Ihdad Pada Kalangan Aparatur Sipil Negara Wanita Di Dinas Perhubungan Udara Medan (Analisis Pasal 170 Kompilasi Hukum Islam)
Mys, Muhammad Faisal · 2020
Keluar Rumah Bagi Wanita Karir Pada Masa Iddah Wafat Menurut Imam Asy Syafi'i Dan Imam Syamsuddin As Sarkhasi (Studi Kasus Di Kecamatan Tanjung Balai Kabupaten Asahan )
Maulidya, Miftahul · 2019
Literatur Terbaru yang Relevan
Pelaksanaan haji wanita tanpa suami atau mahram (Analisis Terhadap Pendapat Imam Abu Hanifah dan Pelaksanaannya di Indonesia)
Pulungan, Enny Nazrah · 2020
HUKUM WANITA MENUNAIKAN HAJI TANPA MAHRAM (STUDI KOMPARATIF ANTARA IMAM ABU HANIFAH DAN IMAM ASY-SYAFI?I)
SHAFINA BINTI AMBA, - · 2022
HUKUM WANITA MUSAFIR TANPA MAHRAM (STUDI KOMPARATIF ANTARA IMAM ABU HANIFAH DAN IMAM AS-SYAFI’I)
NURUL AZIRA BINTI AZIZAN, - · 2021
ANALISIS PENDAPAT IMAM ABU HANIFAH TENTANG SAHNYA WANITA HAID THAWAF TANPA SUCI
Syahrul · 2015
Menggunakan Obat Penunda Haid Bagi Yang Melaksanakan Ibadah Haji Menurut Pendapat Imam Yusuf Al-Qardawi Dan Syekh Ibn Utsaimin (Studi Kasus Kecamatan Tanjungbalai Kabupaten Asahan)
Agustina, Devi · 2019
Menggunakan Obat Penunda Haid Bagi Yang Melaksanakan Ibadah Haji Menurut Pendapat Imam Yusuf Al-Qardawi Dan Syekh Ibn Utsaimin (Studi Kasus Kecamatan Tanjungbalai Kabupaten Asahan)
Agustina, Devi · 2019
KEDUDUKAN NIKAH BAGI PEREMPUAN TANPA WALI (STUDI KOMPARATIF ANTARA IMAM ABU HANIFAH DAN IMAM AL-SYAFI’I)
IZZATUL NABILAH BINTI ABD RASAD, - · 2022
Pelaksanaan Mediasi Tanpa Dihadiri Suami dan Istri Dalam Kasus Cerai Gugat (Studi Kasus di Pengadilan Agama Kisaran Kabupaten Asahan).
Fauzi, Muhammad · 2018