Pandangan Ulama Dan Masyarakat Kecamatan Singkil Kabupaten Aceh Singkil Tentang Adat Temetok Dalam Walimah Al-‘Ursy
Irbansyah, Ricky · Repository UIN Sumatera Utara
Abstrak / Ringkasan
Pernikahan merupakan proses awal memulai kehidupan berkeluarga, dalam melakukan pernikahan dianjurkan juga melaksanakan Walimah Al-‘Ursy atau resepsi pernikahan untuk memberi tahu kepada masyarakat bahwa mereka sudah menikah sehingga nantinya tidak terjadi salah paham dan fitnah. Walimah Al-‘Ursy artinya makanan pengantin. Maksudnya adalah makanan yang disediakan khusus dalam acara pesta perkawinan. Di Kecamatan Singkil Kabupaten Aceh Singkil dalam melaksanakan Walimah Al-‘Ursy ada adat Temetok, di mana setiap pesta pernikahan atau khitanan, keluarga besar akan dipanggil satu-satu untuk menepung tawari mempelai atau yang dikhitan, lalu memberikan sejumlah uang biasanya dari pihak keluarga besar akan memberi dengan jumlah yang banyak. Dengan adat ini ada keluarga yang merasa diberatkan. Kenyataan ini menimbulkan pertanyaan : Apa yang dimaksud adat Temetok dalam Walimah Al-‘Ursy di Kecamatan Singkil?, Bagaimana proses adat Temetok dalam Walimah Al-‘Ursy di Kecamatan Singkil?, Bagaimana pandangan Ulama dan Pemuka Masyarakat Kecamatan Singkil tentang adat Temetok dalam Walimah Al-‘Ursy di Kecamatan Singkil?. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode deskriptif analisis, yaitu suatu penelitian yang bertujuan untuk menggambarkan suatu realita saat ini. Teknik yang dipakai dalam memperoleh data-data yaitu dengan teknik field research (penelitian lapangan), sebagai sumber yaitu, dengan melakukan wawancara dangan pihak terkait serta observasi dan penelitian kepustakaan, sebagai data sekunder yaitu, dengan cara menalaah dan membaca kitab-kitab, buku-buku. Adapaun hasil yang penulis temukan dalam penelitian ini dan didukung dengan nahs Al-Qur’an dan Al-Hadist dan hukum Islam, para Ulama berpendapat bahwa hukum adat Temetok dalam Walimah Al-‘Ursy adalah boleh, jika tidak ada yang merasa keberatan dan tidak ada yang menuntut dikembalikan dengan adat tersebut. Namun jika ada masyarakat yang merasa keberatan dan menuntut dikembalikan dengan adat maka hukum nya tidak sesuai dengan syariat Islam. Dan ini perlu disosialisasikan oleh para Ulama kepada masyarakat yang masih melaksanakan adat Temetok tersebut.
Topik Terkait
Referensi Serupa
Pandangan Ulama Dan Masyarakat Kecamatan Singkil Kabupaten Aceh Singkil Tentang Adat Temetok Dalam Walimah Al-‘Ursy
Irbansyah, Ricky
TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP DENDA MELANGKAHI PERNIKAHAN DALAM TRADISI MASYARAKAT ADAT DESA HANDIS JULU KECAMATAN BARUMUN KABUPATEN PADANG LAWAS SUMATERA UTARA
NUR JANNAH HASIBUAN, -
PELAKSANAAN TRADISI RESEPSI PERNIKAHAN MASYARAKAT MANDAILING DI DESA AEK GUO KECAMATAN BATANG NATAL KABUPATEN MANDAILING NATAL DITINJAU MENURUT HUKUM ISLAM
RAYO RANGKUTI
PENETAPAN MAHAR DALAM ADAT MANDAILING DAN DAMPAKNYA TERHADAP KELANGSUNGAN PERNIKAHAN DITINJAU MENURUT HUKUM ISLAM ( STUDI KASUS DI DESA TAMBUSAI BARAT KECAMATAN TAMBUSAI KABUPATEN ROKAN HULU )
Ali Raja Nasution
Hukum Menjamak Shalat Bagi Pengantin Yang Menjalankan Prosesi Adat Melayu Menurut Pendapat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kec. Bahorok Kab. Langkat (Studi Kasus Dusun Sebatu Desa Sukarakyat Kecamatan Bahorok Kabupaten Langkat)
Andria, Ririn
Hukum Menjamak Shalat Bagi Pengantin Yang Menjalankan Prosesi Adat Melayu Menurut Pendapat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kec. Bahorok Kab. Langkat (Studi Kasus Dusun Sebatu Desa Sukarakyat Kecamatan Bahorok Kabupaten Langkat)
Andria, Ririn
Hukum Sewa Pemakaian Sanggul Jasa Rias Pengantin Di Acara Resepsi Pernikahan Adat Jawa Persfektif Yusuf Al Qaradhhawi(Studi Kasus desa nagarejo kecamatan Galang kabupaten deli serdang)
Tambunan, Syahfitri Khairani
TRADISI MAANTAU DALAM PERNIKAHAN ORANG OCU (Studi Kasus Masyarakat Desa Parit Baru Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar Provinsi Riau)
AFRIZIANDI, AFRIZIANDI
Faktor penyebab tingginya golput pada pilpres tahun 2014 di masyarakat kecamatan gunung meriah kabupaten aceh singkil terkait fatwa mui tentang golput
Solin, Dediwansah
Faktor penyebab tingginya golput pada pilpres tahun 2014 di masyarakat kecamatan gunung meriah kabupaten aceh singkil terkait fatwa mui tentang golput
Solin, Dediwansah
Hambatan komunikasi majelis permusyawaratan ulama (mpu) dalam menanggulangi penyalahgunaan narkoba di desa kilangan kecamatan singkil kabupaten aceh singkil
Kasman, Mr
TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP SANKSI “SALAH MALAH” DALAM ADAT PERNIKAHAN MELAYU DI DESA MUARA MUSU KECAMATAN RAMBAH HILIR KABUPATEN ROKAN HULU
Harun Harasyid, -
Literatur Lain dari Repository UIN Sumatera Utara
Pandangan Ulama Dan Masyarakat Kecamatan Singkil Kabupaten Aceh Singkil Tentang Adat Temetok Dalam Walimah Al-‘Ursy
Irbansyah, Ricky · 2019
Hukum Menjamak Shalat Bagi Pengantin Yang Menjalankan Prosesi Adat Melayu Menurut Pendapat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kec. Bahorok Kab. Langkat (Studi Kasus Dusun Sebatu Desa Sukarakyat Kecamatan Bahorok Kabupaten Langkat)
Andria, Ririn · 2018
Hukum Menjamak Shalat Bagi Pengantin Yang Menjalankan Prosesi Adat Melayu Menurut Pendapat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kec. Bahorok Kab. Langkat (Studi Kasus Dusun Sebatu Desa Sukarakyat Kecamatan Bahorok Kabupaten Langkat)
Andria, Ririn · 2018
Hukum Sewa Pemakaian Sanggul Jasa Rias Pengantin Di Acara Resepsi Pernikahan Adat Jawa Persfektif Yusuf Al Qaradhhawi(Studi Kasus desa nagarejo kecamatan Galang kabupaten deli serdang)
Tambunan, Syahfitri Khairani · 2021
TRADISI MAANTAU DALAM PERNIKAHAN ORANG OCU (Studi Kasus Masyarakat Desa Parit Baru Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar Provinsi Riau)
AFRIZIANDI, AFRIZIANDI · 2020
Faktor penyebab tingginya golput pada pilpres tahun 2014 di masyarakat kecamatan gunung meriah kabupaten aceh singkil terkait fatwa mui tentang golput
Solin, Dediwansah · 2017
Faktor penyebab tingginya golput pada pilpres tahun 2014 di masyarakat kecamatan gunung meriah kabupaten aceh singkil terkait fatwa mui tentang golput
Solin, Dediwansah · 2017
Hambatan komunikasi majelis permusyawaratan ulama (mpu) dalam menanggulangi penyalahgunaan narkoba di desa kilangan kecamatan singkil kabupaten aceh singkil
Kasman, Mr · 2017
Literatur Terbaru yang Relevan
Pandangan Ulama Dan Masyarakat Kecamatan Singkil Kabupaten Aceh Singkil Tentang Adat Temetok Dalam Walimah Al-‘Ursy
Irbansyah, Ricky · 2019
TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP DENDA MELANGKAHI PERNIKAHAN DALAM TRADISI MASYARAKAT ADAT DESA HANDIS JULU KECAMATAN BARUMUN KABUPATEN PADANG LAWAS SUMATERA UTARA
NUR JANNAH HASIBUAN, - · 2022
PELAKSANAAN TRADISI RESEPSI PERNIKAHAN MASYARAKAT MANDAILING DI DESA AEK GUO KECAMATAN BATANG NATAL KABUPATEN MANDAILING NATAL DITINJAU MENURUT HUKUM ISLAM
RAYO RANGKUTI · 2017
PENETAPAN MAHAR DALAM ADAT MANDAILING DAN DAMPAKNYA TERHADAP KELANGSUNGAN PERNIKAHAN DITINJAU MENURUT HUKUM ISLAM ( STUDI KASUS DI DESA TAMBUSAI BARAT KECAMATAN TAMBUSAI KABUPATEN ROKAN HULU )
Ali Raja Nasution · 2011
Hukum Menjamak Shalat Bagi Pengantin Yang Menjalankan Prosesi Adat Melayu Menurut Pendapat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kec. Bahorok Kab. Langkat (Studi Kasus Dusun Sebatu Desa Sukarakyat Kecamatan Bahorok Kabupaten Langkat)
Andria, Ririn · 2018
Hukum Menjamak Shalat Bagi Pengantin Yang Menjalankan Prosesi Adat Melayu Menurut Pendapat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kec. Bahorok Kab. Langkat (Studi Kasus Dusun Sebatu Desa Sukarakyat Kecamatan Bahorok Kabupaten Langkat)
Andria, Ririn · 2018
Hukum Sewa Pemakaian Sanggul Jasa Rias Pengantin Di Acara Resepsi Pernikahan Adat Jawa Persfektif Yusuf Al Qaradhhawi(Studi Kasus desa nagarejo kecamatan Galang kabupaten deli serdang)
Tambunan, Syahfitri Khairani · 2021
TRADISI MAANTAU DALAM PERNIKAHAN ORANG OCU (Studi Kasus Masyarakat Desa Parit Baru Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar Provinsi Riau)
AFRIZIANDI, AFRIZIANDI · 2020