IHSHAR (TERKEPUNG) SEBAGAI PENGHALANG PENYEMPURNAAN HAJI MENURUT IMAM HANAFI DAN IMAM SYAFI’I
NOVITA SARI · UIN Sultan Syarif Kasim Riau
Abstrak / Ringkasan
Penulisan skripsi ini dilatarbelakangi oleh adanya perbedaan pendapat antara
Imam Abu Hanifah dengan Imam Syafi’i tentang Ihshar sebagai penghalang
penyempurnaan haji. Imam Abu Hanifah memandang bahwa Ihshar ini diartikan
secara umum bisa musuh, sakit atau hal lain yang menghambat penyempurnaan haji.
sedangkan Imam Syafi’i memandang Ihshar ini diartikan dengan musuh saja yang
mana jika sakit itu bukan Ihshar dan tidak menyembelih hadyu sebagai damnnya
sedangkan Imam Abu Hanifah menyamakan semuanya harus menyembelih hadyu
sebagai damnya. Mencermati kedua pendapat ini, penulis tertarik untuk melakukan
penelitian dengan rumusan masalah: Bagaimana pendapat Imam Hanafi tentang Ihshar
dan apa saja dalil yang dipegang Imam Hanafi tentang Ihshar dan Bagaimana
pendapat Imam Syafi’i tentang Ihshar dan apa saja dalil yang dipegang Imam Syafi’i
tentang Ihshar serta Bagaimana analisa perbedaaan pendapat Imam Hanafi dan Imam
Syafi’i tentang Ihshar
Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui pendapat Imam Hanafi dan apa
saja dalil yang dipegang Imam Hanafi tentang Ihshar dan Imam Untuk mengetahui
pendapat Imam Syafi’i dan dalil yang dipegang ImamSyafi’i tentang Ihshar serta
Untuk mengetahui analisa komperatif pendapat Imam Hanafi dan Imam Syafi’i
tentang Ihshar sebagai penghalang penyempurnaan haji.
Jenis penelitian ini adalah penelitian pustaka ( library research), yaitu dengan
menelaah literature yang berhubungan dengan pembahasan ini. sumber data terdiri
dari sumber data primer yaitu kitab-kitab fiqh Imam Syafi’i dan Imam Abu Hanifah,
serta data sekunder yaitu kitab-kitab fiqh yang berkaitan dengan penelitian. Kitabkitab
tersebut
dikumpulkan
dan
kemudian
dibahas
dan
dianalisa
dengan
menggunakan
metode
deduktif
dan
komparatif.
Adapun hasil penelitian yang penulis lakukan bahwa Ihshar (terkepung)
sebagai penghalang penyempurnaan haji menurut Imam Hanafi Ihshar secara „amm
adalah musuh, sakit, dan sebagainya yang menghalangi seseorang untuk
menyempurnakan haji. Imam Abu Hanifah mengatakan bahwa lafadz „amm
i
menunjukkan berlakunya hukum dalam afrad-nya secara meyakinkan (qath?i).
Sebagaimana kaidaha yang mengatakan “lafadz „amm yang disertai qarinah yang
menolak kemungkinan untuk di-takhsis”. Pendapat ini didasari dengan firman Allah
Qur’an surat Al-Baqarah ayat 196 dan hadits Nabi SAW yaitu dari Ikrimah dari Hajjaj
bin Amr Al-Anshari. Sedangkan Imam Syafi’i mengartikan Ihshar secara khas hanya
musuh saja. Karena Imam Syaf’i’I memandang „aam itu secara zhanni, sebagaimana
kaidah dari kalangan ulama Syafi’iyah mengatakan “lafal „aam tidak dapat diamalkan,
kecuali setelah dikhususkan sebagian dari satuan-satuannya” dan Imam Syafi’i
berdalil dengan Qur’an surat Al-Baqarah ayat 196 dan perkataan shahabat Ibnu Abbas
dan Ibnu Umar.
Topik Terkait
Referensi Serupa
Pelaksanaan haji wanita tanpa suami atau mahram (Analisis Terhadap Pendapat Imam Abu Hanifah dan Pelaksanaannya di Indonesia)
Pulungan, Enny Nazrah
Pelaksanaan haji wanita tanpa suami atau mahram (Analisis Terhadap Pendapat Imam Abu Hanifah dan Pelaksanaannya di Indonesia)
Pulungan, Enny Nazrah
HUKUM WANITA MENUNAIKAN HAJI TANPA MAHRAM (STUDI KOMPARATIF ANTARA IMAM ABU HANIFAH DAN IMAM ASY-SYAFI?I)
SHAFINA BINTI AMBA, -
Ukuran Nafkah Yang Wajib Diberikan Suami Terhadap Istri Menurut Imam Mazhab: Studi Perbandingan Pendapat Imam Hanafi Dan Syafi’i
Muslim
KEWARISAN ORANG MURTAD ( STUDI KOMPARATIF PENDAPAT IMAM ABU HANIFAH DAN IMAM AL-SYAFI’IY )
SHOLEHA
ANALISIS PENDAPAT IMAM ABU HANIFAH TENTANG THALAK PAKSAAN
Nur Yasin
ANALISIS PENDAPAT IMAM ABU HANIFAH TENTANG HUKUM MEMBACASURAT AL-FATIHAH DALAM SHALAT
FENNI FEBIANA
ANALISIS PENDAPAT IMAM ABU HANIFAH TENTANG SAHNYA WANITA HAID THAWAF TANPA SUCI
Syahrul
ANALISA PENDAPAT IMAM ABU HANIFAH TENTANG DIBOLEHKANNYA NIKAH KEMBALI BAGI SUAMI ISTERI YANG BERMULA’ANAH KARENA SUAMI DUSTA
Suci Handayani
STUDI ANALISIS PENDAPAT IMAM ASY-SYAFI’I TENTANG PERTANGGUNGJAWABAN TINDAK PIDANAPEMBUNUHAN YANG DILAKUKAN OLEH ORANG ISLAM TERHADAP NON MUSLIM MENURUT FIQIH JINAYAH
IKA RAHMA DANI
ANALISIS PENDAPAT IMAM SYAFI’I TENTANG HAK RUJU’ SUAMI DALAM PERCERAIAN KARENA KHULU’
SURYA ARIPIN
Analisis Pendapat Imam Abu Hanifah Tentang Ihdad Karena Thalaq Ba’in
Jon Asri
Literatur Lain dari UIN Sultan Syarif Kasim Riau
HUKUM WANITA MENUNAIKAN HAJI TANPA MAHRAM (STUDI KOMPARATIF ANTARA IMAM ABU HANIFAH DAN IMAM ASY-SYAFI?I)
SHAFINA BINTI AMBA, - · 2022
Ukuran Nafkah Yang Wajib Diberikan Suami Terhadap Istri Menurut Imam Mazhab: Studi Perbandingan Pendapat Imam Hanafi Dan Syafi’i
Muslim · 2018
KEWARISAN ORANG MURTAD ( STUDI KOMPARATIF PENDAPAT IMAM ABU HANIFAH DAN IMAM AL-SYAFI’IY )
SHOLEHA · 2018
ANALISIS PENDAPAT IMAM ABU HANIFAH TENTANG THALAK PAKSAAN
Nur Yasin · 2015
ANALISIS PENDAPAT IMAM ABU HANIFAH TENTANG HUKUM MEMBACASURAT AL-FATIHAH DALAM SHALAT
FENNI FEBIANA · 2015
ANALISIS PENDAPAT IMAM ABU HANIFAH TENTANG SAHNYA WANITA HAID THAWAF TANPA SUCI
Syahrul · 2015
ANALISA PENDAPAT IMAM ABU HANIFAH TENTANG DIBOLEHKANNYA NIKAH KEMBALI BAGI SUAMI ISTERI YANG BERMULA’ANAH KARENA SUAMI DUSTA
Suci Handayani · 2014
STUDI ANALISIS PENDAPAT IMAM ASY-SYAFI’I TENTANG PERTANGGUNGJAWABAN TINDAK PIDANAPEMBUNUHAN YANG DILAKUKAN OLEH ORANG ISLAM TERHADAP NON MUSLIM MENURUT FIQIH JINAYAH
IKA RAHMA DANI · 2018
Literatur Terbaru yang Relevan
Pelaksanaan haji wanita tanpa suami atau mahram (Analisis Terhadap Pendapat Imam Abu Hanifah dan Pelaksanaannya di Indonesia)
Pulungan, Enny Nazrah · 2020
Pelaksanaan haji wanita tanpa suami atau mahram (Analisis Terhadap Pendapat Imam Abu Hanifah dan Pelaksanaannya di Indonesia)
Pulungan, Enny Nazrah · 2020
HUKUM WANITA MENUNAIKAN HAJI TANPA MAHRAM (STUDI KOMPARATIF ANTARA IMAM ABU HANIFAH DAN IMAM ASY-SYAFI?I)
SHAFINA BINTI AMBA, - · 2022
Ukuran Nafkah Yang Wajib Diberikan Suami Terhadap Istri Menurut Imam Mazhab: Studi Perbandingan Pendapat Imam Hanafi Dan Syafi’i
Muslim · 2018
KEWARISAN ORANG MURTAD ( STUDI KOMPARATIF PENDAPAT IMAM ABU HANIFAH DAN IMAM AL-SYAFI’IY )
SHOLEHA · 2018
ANALISIS PENDAPAT IMAM ABU HANIFAH TENTANG THALAK PAKSAAN
Nur Yasin · 2015
ANALISIS PENDAPAT IMAM ABU HANIFAH TENTANG HUKUM MEMBACASURAT AL-FATIHAH DALAM SHALAT
FENNI FEBIANA · 2015
ANALISIS PENDAPAT IMAM ABU HANIFAH TENTANG SAHNYA WANITA HAID THAWAF TANPA SUCI
Syahrul · 2015