REPOSITORY PAIindonesia2018

KEWARISAN ORANG MURTAD ( STUDI KOMPARATIF PENDAPAT IMAM ABU HANIFAH DAN IMAM AL-SYAFI’IY )

SHOLEHA · UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Abstrak / Ringkasan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi dan alasan yang
dikemukakan oleh Imam Abu Hanifah dan Imam Al-Syafi’i dalam
mengistinbathkan hukum mengenai kewarisan orang murtad. Jenis penelitian ini
yaitu study kepustakaan (library reseach) Bahan hukum primer yaitu data yang
diambil langsung dari buku hasil pemikiran Imam Abu Hanifah yaitu kitab AlMabsuth

yang ditulis oleh muridnya, dan buku karangan Imam Al-Syafi’i yaitu
kitab Al-Umm, bahan hukum sekunder yaitu data yang diambil dari buku-buku
yang terkait yaitu, Fiqih Islam Wa Adillatuhu karangan Wahbah Az-Zuhaili, AlMughni

karangan Ibnu Qudamah dan Bidayatul Mujtahid karangan Ibnu Rusyd,
serta bahan penelitia dari buku-buku fiqih dan ushul fiqih serta data tambahan
yang ada kaitannya dengan pembahasan dalam penelitian ini. Data yang
terkumpul dianalisa dengan menggunakan analisis fiqh muqaranah.
Hasil penelitian ini menunjukkan sebab perbedaan pendapat yang terjadi
antara kedua Imam dilatarbelakangi oleh perbedan pemahaman terhadap lafadz
hadis yang diriwayatkan dari Usamah bin Zaid. Imam Abu Hanifah yang terkenal
dengan ulama yang mengedepankan rasionalitas Qiyasnya memahami hadis ini
dengan dilalah ghairu lafziyah sedangkan Imam Al-Syafi’i yang terkenal dengan
ulama hadis yang penuh dengan kehati-hatian dalam menetapkan hukum
memahami hadis ini dengan dilalah lafziyah (secara tekstual). Karena perbedaan
cara memahami inilah kedua imam tersebut berbeda dalam mentapakan hukum
tentang harta orang yang murtad tersebut.
Dalam penelitian ini penulis memilih pendapat Mazhab Imam Abu
Hanifah sebagai pendapat yang dipilih, karena alasan menerima warisan bagi ahli
warisnya yang muslim ada dua unsur sebab, yakni sebab kekelaurgaan dan sebab
sesama Muslim, dan yang memperkuat pendapat ini yakni dengan kitab AlMabsuth.
Dalil
yang
memperkuat
argumen
ini

yakni Al-Qur’an Surah Al-Maidah
ayat 5.

Sitasi

RIS BibTeX
Recommendation Engine

Referensi Serupa

REPOSITORY2015

ANALISIS PENDAPAT IMAM ABU HANIFAH TENTANG HUKUM MEMBACASURAT AL-FATIHAH DALAM SHALAT

FENNI FEBIANA

99% mirip
REPOSITORY2021

HUKUM ZAKAT TANAH SEWA KEBUN (STUDI KOMPARATIF IMAM ABU HANIFAH DAN IMAM AS-SYAFI’I)

M. Haikel Afandi, -

99% mirip
REPOSITORY2022

KEDUDUKAN NIKAH BAGI PEREMPUAN TANPA WALI (STUDI KOMPARATIF ANTARA IMAM ABU HANIFAH DAN IMAM AL-SYAFI’I)

IZZATUL NABILAH BINTI ABD RASAD, -

99% mirip
REPOSITORY2021

HUKUM WANITA MUSAFIR TANPA MAHRAM (STUDI KOMPARATIF ANTARA IMAM ABU HANIFAH DAN IMAM AS-SYAFI’I)

NURUL AZIRA BINTI AZIZAN, -

99% mirip
REPOSITORY2018

QADHA’ PUASA TATHAWWU’ (SUNNAH) STUDI KOMPARATIF MENURUT IMAM ABU HANIFAH DAN IMAM AL-SYAFI’I

NUR ATIQAH BINTI ABDUL NASIR

99% mirip
REPOSITORY2018

HUKUM MAHAR NON MATERI (JASA) (Studi Komparatif Imam Abu Hanifah dan Imam Syafi’i)

SYARIPUDDIN

99% mirip
REPOSITORY2017

HUKUM KESALAHAN MENENTUKAN ARAH KIBLAT DALAM SHALAT (Studi Komparatif pemikiran Imam Abu Hanifah dan Imam Asy- Syafi’i)

AFERIADI AMIDIARTA

99% mirip
REPOSITORY2015

ANALISIS PENDAPAT IMAM ABU HANIFAH TENTANG THALAK PAKSAAN

Nur Yasin

99% mirip
REPOSITORY2012

HUKUM MEMANDIKAN DAN MENSHALATKAN JENAZAH YANG TERPOTONG-POTONG DAN BERCAMPUR ANTARA MUSLIM DENGAN NON MUSLIM MENURUT IMAM ABU HANIFAH

M. Kholilu Rahman

99% mirip
REPOSITORY2019

HUKUM SHALAT JAMAK BAGI ORANG YANG SAKIT (STUDI KOMPERATIF PENDAPAT IMAM SYAFI’I DAN IMAM AHMAD BIN HANBAL)

ARIF AR-RASYIDIN BIN SHAFEI, 11423106243

99% mirip
REPOSITORY2022

KADAR MENGUSAP KEPALA KETIKA BERWUDHU PENDAPAT IMAM MALIK DAN IMAM AL-SYAFI’I

ALDI WINALDI, -

99% mirip
REPOSITORY2022

HUKUM WANITA MENUNAIKAN HAJI TANPA MAHRAM (STUDI KOMPARATIF ANTARA IMAM ABU HANIFAH DAN IMAM ASY-SYAFI?I)

SHAFINA BINTI AMBA, -

99% mirip
Sumber yang Sama

Literatur Lain dari UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Bacaan Lanjutan

Literatur Terbaru yang Relevan