REPOSITORY Umumindonesia2016

Kondisi Sosial Ekonomi Pengrajin Gula Semut di Desa Hargorejo Kecamatan Kokap Kabupaten Kulonprogo

Pamungkas, Sentot Catur · Universitas Negeri Yogyakarta

Abstrak / Ringkasan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Faktor-faktor produksi yang terkait dengan proses produksi industri gula semut; (2) Kondisi sosial ekonomi pengrajin industri gula semut.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan analisis kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari 31 pengrajin industri gula semut di Desa Hargorejo Kecamatan Kokap Kabupaten Kulonprogo. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik pengolahan data yang dilakukan yaitu pemeriksaan data (editing), pemberian kode (coding), dan tabulasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan analisis kuantitatif dengan tabel frekuensi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Faktor-faktor produksi yang terkait dengan industri gula semut meliputi a) modal: 41,93% pengrajin gula semut modal awal berasal dari modal sendiri+pinjaman, 48,39% pengrajin gula semut membutuhkan modal awal < Rp. 2.000.000,- , b) bahan baku: 61,29% pengrajin memperoleh bahan baku dari penderes di Desa Hargorejo, c) tenaga kerja: 52,61% pengrajin gula semut memiliki 2-3 tenaga kerja, dengan sistem pembayaran upah harian, d) pemasaran: dilakukan dengan mengumpulkan hasil produksi di Kelompok Usaha Bersama, wilayah pemasaran DIY, Solo, Semarang, Jepang dan Korea Selatan, intensitas penjualan satu kali sebulan, e) transportasi: alat transportasi yang digunakan adalah mobil dan motor, f) sumber energi: 64,52% pengrajin gula semut menggunakan kayu bakar sebagai sumber energi; (2) Kondisi sosial ekonomi pengrajin gula semut, a) kondisi demografis, 1) 51,61% pengrajin industri gula semut berumur 30-39 tahun, 2) jenis kelamin pengrajin gula semut 67,74% adalah laki-laki, 3) jumlah anggota rumah tangga : 54,84% rumah tangga pengrajin gula semut memiliki 3-4 anggota rumah tangga dalam satu keluarga, b) kondisi kesehatan pengrajin gula semut : 54,54% pengrajin gula semut rawan terkena pegel linu, c) kondisi tempat tinggal pengrajin gula semut : 61,29% tergolong kualitas sedang, d) kondisi Pendidikan, 1) pendidikan pengrajin gula semut : 38,71% tamat SMP, 2) harapan pengrajin gula semut terhadap pendidikan anak : 38,71% supaya anak pengrajin mendapatkan penghasilan yang lebih tinggi, 3) jumlah anggota rumah tangga yang masih sekolah sekolah : 41,93% mempunyai 1 anggota rumah tangga sekolah dan 38,71% masih pada jenjang SD, e) pendapatan total rumah tangga : 48,39% memiliki pendapatan total Rp. 2.000.000,- – Rp 3.500.000,-, f) pengeluaran rumah tangga : 48,38% pengrajin gula semut sebesar Rp. 350.000,- – R.600.000,-, g) kepemilikan barang berharga pengrajin gula semut : tergolong sedang yaitu sebesar 54,84%, h) indeks sosial ekonomi pengrajin gula semut : 54,84% termasuk dalam status kondisi sosial ekonomi sedang.
Kata kunci: pengrajin gula semut, kondisi sosial ekonomi

Sitasi

RIS BibTeX
Recommendation Engine

Referensi Serupa

REPOSITORY2016

Kondisi Sosial Ekonomi Rumah Tangga Petani (Penderes) Gula Aren di Desa Pagerharjo Kecamatan Samigaluh Kabupaten Kulonprogo

Ash Shiddieqy, Arief Fajar

99% mirip
REPOSITORY2016

Kondisi Sosial Ekonomi Rumah Tangga Petani (Penderes) Gula Aren di Desa Pagerharjo Kecamatan Samigaluh Kabupaten Kulonprogo

Shiddieqy, Arief Fajar Ash

99% mirip
REPOSITORY2013

KONDISI SOSIAL EKONOMI RUMAH TANGGA PEDAGANG DI PASAR TEMPEL KECAMATAN TEMPEL KABUPATEN SLEMAN

Dhita, Paramitha Sari

99% mirip
REPOSITORY2013

KONDISI SOSIAL EKONOMI RUMAH TANGGA PEDAGANG DI PASAR TEMPEL KECAMATAN TEMPEL KABUPATEN SLEMAN

Dhita, Paramitha Sari

99% mirip
REPOSITORY2015

Kondisi Sosial Ekonomi Rumah Tangga Nelayan desa Sering Kecamatan Pelalawan Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau

Syahyudi, Baizil

99% mirip
REPOSITORY2010

KONDISI SOSIAL EKONOMI WANITA PENAMBANG PASIR DI DUSUN TULUNG DESA SRIHARDONO KECAMATAN PUNDONG KABUPATEN BANTUL YOGYAKARTA

Sulistiyono, Dwi

99% mirip
REPOSITORY2016

PENGARUH KONDISI SOSIAL EKONOMI KELUARGA TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA SMK YPKK 3 SLEMAN

Yuli Astuti, Wurdiyanti

99% mirip
REPOSITORY2012

DAMPAK BENCANA BANJIR LAHAR DINGIN TERHADAP KONDISI SOSIAL EKONOMI PENDUDUK DI DESA JUMOYO KECAMATAN SALAM KABUPATEN MAGELANG TAHUN 2010-2011

Imas, Kurnia

99% mirip
REPOSITORY2015

Peran Ganda Perempuan Buruh Gendong Single Parent dalam Kehidupan Sosial dan Ekonomi Keluarga (Studi Kasus di Pasar Baru Desa Kedungmutih, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak).

Ritna, Apriyani

99% mirip
REPOSITORY2016

KONDISI SOSIAL DAN EKONOMI MASYARAKAT TERDAMPAK PELURUSAN ALUR SUNGAI PUTIH DI DUSUN GEMPOL DAN DUSUN SELOIRING DESA JUMOYO KABUPATEN MAGELANG

Nugroho, Dhimas Prasetyo

99% mirip
REPOSITORY2016

HUBUNGAN KONDISI SOSIAL EKONOMI ORANG TUA DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DENGAN PRESTASI BELAJAR PENJASORKES SISWA KELAS XI IIS DI SMA N 1 KARANGANOM

Widadi, Damar Putra

99% mirip
REPOSITORY2015

TINGKAT KESEJAHTERAAN RUMAH TANGGA PENGRAJIN TUSUK SATE DI DESA PALABUAN KECAMATAN SUKAHAJI KABUPATEN MAJALENGKA

Saripudin, Adang

99% mirip
Sumber yang Sama

Literatur Lain dari Universitas Negeri Yogyakarta

Bacaan Lanjutan

Literatur Terbaru yang Relevan