REPOSITORY PAIindonesia2018

WARISAN THALAQUL MARIDH (STUDI KOMPARATIF IMAM MALIK DAN IMAM ASY-SYAFI’I)

ANNISA RAHMI · UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Abstrak / Ringkasan

Penulisan skripsi ini dilatar belakangi oleh adanya perbedaan pendapat antara Imam Malik dan Imam Asy-Syafi’i tentang warisan thalaqul maridh. Imam Malik berpendapat bahwa istri yang ditalak bain oleh suami dalam keadaan sakit
tetap mendapatkan warisan. Sedangkan Imam Asy-Syafi’i berpendapat istri yang ditalak bain oleh suami dalam keadaan sakit tidak mendapatkan warisan. Mencermati kedua pendapat Imam di atas, penulis tertarik melakukan penelitian
dengan rumusan masalah: Bagaimana pendapat Imam Malik dan Imam AsySyafi’i tentang warisan thalaqul maridh, Bagaimana metode istinbath yang digunakan oleh Imam Malik dan Imam Asy-Syafi’i, serta Bagaimana analisa fiqh muqaran terhadap pendapat Imam Malik dan Imam Asy-Syafi’i tentang warisan
thalaqul maridh.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pendapat Imam Malik dan Imam Asy-Syafi’i tentang warisan thalaqul maridh dan dalil-dalilnya. Serta untuk mengetahui tinjauan fiqh muqaran pendapat Imam Malik dan Imam AsySyafi’i tentang warisan thalaqul maridh.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research), yaitu dengan menelaah literature yang berhubungan dengan pembahasan ini. Sumber data terdiri atas sumber data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer yaitu
kitab-kitab fiqh Imam Malik dan Imam Asy-Syafi’i, serta bahan hukum sekunder yaitu kitab-kitab fiqh yang berkaitan dengan penelitian. Kitab-kitab tersebut dikumpulkan dan kemudian dibahas dan dianalisa dengan menggunakan metode
deduktif, induktif dan komparatif. Adapun hasil penelitian yang penulis lakukan bahwa istri yang ditalak bain oleh suami dalam keadaan sakit tetap mendapatkan warisan menurut Imam Malik berdasarkan kepada Atsar yang siriwayatkan oleh Ibnu Syihab. Sedangkan menurut Imam Asy-Syafi’i bahwa istri yang ditalak bain oleh suami dalam keadaan sakit tidak mendapatkan warisan, karena ikatan suami istri telah putus
dengan talak tersebut dan putus juga dengan segala akibat hukumnya. Pendapat Imam Asy-Syafi’i tersebut berdasarkan Atsar yang diriwayatkan oleh Ibnu Zubair. Sedangkan menurut analisa tinjauan fiqh muqaran, pendapat Imam Malik
dan Imam Asy-Syafi’i dapat diamalkan karena mempunyai titik temu permasalahan yang sama jika melihat dari maksud atau niat dari suami itu mentalak istrinya untuk menghilangkan istri dari ahli warisnya maka Imam AsySyafi’i sependapat
dengan Imam Malik bahwa istri yang ditalak oleh suami dalam
keadaan sakit mendapat warisan. Sementara, melihat pendapat yang lebih kuat adalah pendapat Imam Asy-Syafi’i karena Atsar yang digunakan oleh Imam AsySyafi’i itu muttasil.

Sitasi

RIS BibTeX
Recommendation Engine

Referensi Serupa

REPOSITORY2016

BATAS-BATAS I’TIZAL(MENJAUHI) ISTRI YANG HAID (Studi Komperatif Pendapat Imam Asy-Syafi’I dan Imam Malik)

Norsyaidatina Binti Sabaderi

99% mirip
REPOSITORY2018

Ukuran Nafkah Yang Wajib Diberikan Suami Terhadap Istri Menurut Imam Mazhab: Studi Perbandingan Pendapat Imam Hanafi Dan Syafi’i

Muslim

99% mirip
REPOSITORY2017

ANALISIS PENDAPAT IMAM ASY-SYAFI’I TENTANG KEWENANGAN HAKAM DALAM MENYELESAIKAN SYIQAQ ANTARA SUAMI ISTERI

ADI HARMANTO

99% mirip
REPOSITORY2011

ANALISIS PENDAPAT IMAM MALIK TENTANG MAHAR SUAMI MENINGGAL QABLA AL-DUKHUL

Ubaidillah. A

99% mirip
REPOSITORY2011

HAK ISTRI TERHADAP MAHAR DAN MUT’AH PASCA PERCERAIAN DALAM NIKAH TAFWIDH (Studi Analisis Pemikiran Imam Asy-Syafi’i)

Rudi

99% mirip
REPOSITORY2020

STATUS HUKUM PERKAWINAN ISTERI YANG MEMILIKI SUAMI MAFQUD MENURUT IMAM HANAFI DAN IMAM MALIK

Nur Aina Yasmin Binti Noor Azman, -

99% mirip
REPOSITORY2018

ANALISIS PENDAPAT IMAM SYAFI’I TENTANG HAK RUJU’ SUAMI DALAM PERCERAIAN KARENA KHULU’

SURYA ARIPIN

99% mirip
REPOSITORY2017

BATAS WAKTU MENGUSAP KHUFF MENURUT PANDANGAN IMAM MALIK DAN IMAM ASY-SYAFI’I

MOHD MUSTAQIM BIN SULONG

99% mirip
REPOSITORY2014

ANALISA PENDAPAT IMAM ABU HANIFAH TENTANG DIBOLEHKANNYA NIKAH KEMBALI BAGI SUAMI ISTERI YANG BERMULA’ANAH KARENA SUAMI DUSTA

Suci Handayani

99% mirip
REPOSITORY2014

ANALISIS PENDAPAT IMAM MALIK TENTANG IDDAH BAGI WANITA YANG ISTIHADHAH

Yayan Hariyandi

99% mirip
REPOSITORY2022

KADAR MENGUSAP KEPALA KETIKA BERWUDHU PENDAPAT IMAM MALIK DAN IMAM AL-SYAFI’I

ALDI WINALDI, -

99% mirip
REPOSITORY2021

PENGAYAAN MATERI FIKIH MUNAKAHAT TENTANG HAK DAN KEWAJIBAN SUAMI ISTRI MELALUI NOVEL ASSALAMUALAIKUM CALON IMAM KARYA IMA MADANIAH

RIVANI PERTIWI A., -

99% mirip
Sumber yang Sama

Literatur Lain dari UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Bacaan Lanjutan

Literatur Terbaru yang Relevan