Pelaksanaan Fardhu Kifayah Terhadap Jenazah Janin (Studi Kompratif Antara Fiqh Syafi’i Dan Fiqh Hanbali
Dalimunthe, Khoirul Anwar · Repository UIN Sumatera Utara
Abstrak / Ringkasan
Pelaksanaan ajaran Islam merupakan tanggungan bagi setiap manusia yang mengakui dirinya seorang muslim. Begitu juga ajaran Islam sudah mengatur masalah-masalah yang bersangkutan dengan jenazah yaitu melaksanakan fardhu kifayah yang empat (memandikan, mengkapani, menshalatkan dan menguburkan), pendapat Imam Syafi’i dalam kitab Al-Umm: Jenazah Janin yang gugur dimandikan, dikafani terhadapnya, jika Janin tersebut ada tanda-tanda hidup dishalatkan, dan jika tidak ada tanda-tanda hidup dimandikan, dikafani dan dan dikuburkan, dan ia berkata: sobekan kain cukup untuk membalut sebagai kafannya. dipaparkan diatas. pendapat Imam Ahmad bin Hanbal yaitu: “Janin yang gugur apabila telah sampai empat bulan ia dimandikan dan dishalatkan terhadap bayi tersebut”. Imam Ahamd bin beralasan sebagaimana diriwayatkan dari mugirah bin su’bah bahwa nabi swt bersabda: bayi yang keguguran dishalatkan terhadapnya, Dalam munaqasyah adillah ini dapat dilihat alasan yang paling antara yang pendapt mazhab Syafi i dan mazhab Hanbali memgenai pelaksanaan fardhu kifayah terhadap jenazah Janin. Maka penuls cenderung memilh pendapat mazhab Hanbali. Alasannya adalah bahwa mazhab Hanbali menetapkan hukum fardhu kifayah terhadap jenazah Janin sangatlah hati-hati sesuai bahwa beliau seorang ahli hadist dan masalah inilah dapat dilihat bahwa Imam Ahmad bin Hanbal lebih hati hati dibandingkan dengan Imam Syafi i yang sudah masyhur dengan sebutan Ikhtiyatnya dalam menetapkan hukum.
Referensi Serupa
Pelaksanaan Fardhu Kifayah Terhadap Jenazah Janin (Studi Kompratif Antara Fiqh Syafi’i Dan Fiqh Hanbali
Dalimunthe, Khoirul Anwar
Pelaksanaan walîmah Al-’Urs dalam mazhab Syâfi’î studi di Kecamatan Medan Tembung
Chair, Miftahul
Pelaksanaan walîmah Al-’Urs dalam mazhab Syâfi’î studi di Kecamatan Medan Tembung
Chair, Miftahul
KETENTUAN WUDHU BAGI PENDERITA SALISUL BAUL STUDI KOMPARATIF ANTARA PENDAPAT MAZHAB SYAFI’I DAN MAZHAB HANBALI
MUHAMAD AMIRUDDIN BIN MAMAT, -
Interpretasi Jumhur Ulama Mazhab Syafi`I Terhadap Pendistribusian Zakat Fi Sabilillah Di Baitul Mal Kota Langsa
Ikhwanuddin, Ikhwanuddin
Interpretasi Jumhur Ulama Mazhab Syafi`I Terhadap Pendistribusian Zakat Fi Sabilillah Di Baitul Mal Kota Langsa
Ikhwanuddin, Ikhwanuddin
HUKUM PEMINDAHAN MAYIT (STUDI KOMPARATIF ANTARA PENDAPAT MAZHAB AS-SYAFI’I DAN MAZHAB HANBALI)
Mohd Iqram Bin Sahabuddin, -
MENGKAFANI JENAZAH YANG MENINGGAL DALAM KEADAAN BERIHRAM (STUDI KOMPERATIF MENURUT IMAM MALIK DAN IMAM ASY-SYAFI’I)
MUHAMMAD WIJDANN BIN MUHAMAD NASIM
Istilah-Istilah Fiqh Dalam Mazhab Syafi’i (Kajian terhadap Kitab Kifayat al-Akhyar Karya Imam Taqiyuddin Abu Bakar al-Husaini )
Damirus
Hukum pelaksanaan salat jum’at yang kurang dari 40 orang di daerah perbatasan aceh menurut mazhab syafi’i (studi kasus di desa suak jampak, kecamatan rundeng, kota subulussalam, Aceh)
Rao, Rahmat Fajri
HUKUM MENGAMBIL UPAH MENGURUS JENAZAH PERSPEKTIF IMAM AL-QALYUBI DAN IMAM IBNU ‘ABIDIN (Studi Kasus di Kecamatan Pulau Rakyat Kabupaten Asahan)
Kurniadi, Imam
Hukum pelaksanaan salat jum’at yang kurang dari 40 orang di daerah perbatasan aceh menurut mazhab syafi’i (studi kasus di desa suak jampak, kecamatan rundeng, kota subulussalam, Aceh)
Rao, Rahmat Fajri
Literatur Lain dari Repository UIN Sumatera Utara
Pelaksanaan Fardhu Kifayah Terhadap Jenazah Janin (Studi Kompratif Antara Fiqh Syafi’i Dan Fiqh Hanbali
Dalimunthe, Khoirul Anwar · 2018
Pelaksanaan walîmah Al-’Urs dalam mazhab Syâfi’î studi di Kecamatan Medan Tembung
Chair, Miftahul · 2011
Pelaksanaan walîmah Al-’Urs dalam mazhab Syâfi’î studi di Kecamatan Medan Tembung
Chair, Miftahul · 2011
Interpretasi Jumhur Ulama Mazhab Syafi`I Terhadap Pendistribusian Zakat Fi Sabilillah Di Baitul Mal Kota Langsa
Ikhwanuddin, Ikhwanuddin · 2016
Interpretasi Jumhur Ulama Mazhab Syafi`I Terhadap Pendistribusian Zakat Fi Sabilillah Di Baitul Mal Kota Langsa
Ikhwanuddin, Ikhwanuddin · 2016
Hukum pelaksanaan salat jum’at yang kurang dari 40 orang di daerah perbatasan aceh menurut mazhab syafi’i (studi kasus di desa suak jampak, kecamatan rundeng, kota subulussalam, Aceh)
Rao, Rahmat Fajri · 2017
HUKUM MENGAMBIL UPAH MENGURUS JENAZAH PERSPEKTIF IMAM AL-QALYUBI DAN IMAM IBNU ‘ABIDIN (Studi Kasus di Kecamatan Pulau Rakyat Kabupaten Asahan)
Kurniadi, Imam · 2017
Hukum pelaksanaan salat jum’at yang kurang dari 40 orang di daerah perbatasan aceh menurut mazhab syafi’i (studi kasus di desa suak jampak, kecamatan rundeng, kota subulussalam, Aceh)
Rao, Rahmat Fajri · 2017
Literatur Terbaru yang Relevan
Pelaksanaan Fardhu Kifayah Terhadap Jenazah Janin (Studi Kompratif Antara Fiqh Syafi’i Dan Fiqh Hanbali
Dalimunthe, Khoirul Anwar · 2018
Pelaksanaan walîmah Al-’Urs dalam mazhab Syâfi’î studi di Kecamatan Medan Tembung
Chair, Miftahul · 2011
Pelaksanaan walîmah Al-’Urs dalam mazhab Syâfi’î studi di Kecamatan Medan Tembung
Chair, Miftahul · 2011
KETENTUAN WUDHU BAGI PENDERITA SALISUL BAUL STUDI KOMPARATIF ANTARA PENDAPAT MAZHAB SYAFI’I DAN MAZHAB HANBALI
MUHAMAD AMIRUDDIN BIN MAMAT, - · 2021
Interpretasi Jumhur Ulama Mazhab Syafi`I Terhadap Pendistribusian Zakat Fi Sabilillah Di Baitul Mal Kota Langsa
Ikhwanuddin, Ikhwanuddin · 2016
Interpretasi Jumhur Ulama Mazhab Syafi`I Terhadap Pendistribusian Zakat Fi Sabilillah Di Baitul Mal Kota Langsa
Ikhwanuddin, Ikhwanuddin · 2016
HUKUM PEMINDAHAN MAYIT (STUDI KOMPARATIF ANTARA PENDAPAT MAZHAB AS-SYAFI’I DAN MAZHAB HANBALI)
Mohd Iqram Bin Sahabuddin, - · 2021
MENGKAFANI JENAZAH YANG MENINGGAL DALAM KEADAAN BERIHRAM (STUDI KOMPERATIF MENURUT IMAM MALIK DAN IMAM ASY-SYAFI’I)
MUHAMMAD WIJDANN BIN MUHAMAD NASIM · 2018