Hukum Mengadakan An-Naqi’ah Dalam Penyambutan Jamaah Haji (Menurut Tokoh Muhammadiyah Dan Al-Washliyah Di Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang)
Simatupang, Riska Amalia · Repository UIN Sumatera Utara
Abstrak / Ringkasan
Perihal selamatan dalam rangka menyambut kedatangan orang dari perjalanan jauh khazanah fiqh menyebutnya dengan istilah an-naqi’ah. Sebagaimana Imam An-Nawawi menjelaskan dalam kitabnya Al-Majmu’ Syarh Al- Muhadzdzdzab yaitu an-naqiah adalah makanan yang dibuat untuk menyambut orang yang tiba dari safarnya (perjalanannya). Kata naqi’ah itu digunakan untuk sesuatu yang dibuat ketika imlak (yaitu pernikahan), Imam Ibnu Bathal berkata, an-naqi’ah diambil dari kata naq’a yang artinya debu, penyembelihan, atau pemotongan. Salah satu masalah yang terjadi di Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang yaitu ketika jamaah yang baru selesai melaksanakan ibadah haji kerap kali mengadakan an-naqi’ah atau selamatan dalam penyambutan jamaah haji. Oleh sebab itu penulis mengangkat masalah tentang hukum mengadakan an-naqi’ah dalam penyambutan jamaah haji (Menurut Tokoh Muhammadiyah dan Tokoh Al-Washliyah Di Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang). Untuk memperoleh jawaban dari permasalahan ini, penulis melakukan wawancara langsung kepada Tokoh Muhammadiyah dan Tokoh Al-Washliyah di Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang. Selain hasil dari wawancara, penulis juga mengumpulkan data dari buku-buku, jurnal yang berkaitan dengan topik penelitian. Studi ini diarahkan pada penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan sosiologi empiris yang bersifat komparatif, yaitu pendekatan yang dilakukan terhadap prilaku masyarakat dengan mengaitkan pemikiran tokoh agama dimasyarakat terkait hukum yang diteliti. Setelah mendapatkan informasi dari hasil wawancara serta buku-buku dan jurnal yang berkaitan dengan permasalahan penelitian maka terlihat jelas perbedaan pendapat antara Tokoh Muhammadiyah dan Tokoh Al-Washliyah yang disebabkan oleh pemaknaan terhadap an-naqi’ah serta alasan ataupun dalil-dalil yang digunakan dalam menetapkan hukum an-naqi’ah dalam penyambutan jamaah haji. Melihat perbedaan ini maka perlulah dilakukan munaqaysah terhadap dalil-dalil yang digunakan oleh Tokoh Muhammadiyah dan Tokoh Al-Washliyah untuk mendapat pendapat yang arjah diantara pendapat tersebut.
Topik Terkait
Referensi Serupa
Hukum Mengadakan An-Naqi’ah Dalam Penyambutan Jamaah Haji (Menurut Tokoh Muhammadiyah Dan Al-Washliyah Di Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang)
Simatupang, Riska Amalia
Kewajiban nafkah bagi suami yang di penjara terhadap isteri menurut tokoh Muhammadiyah dan tokoh Al-Washliyah (studi kasus di kecamatan percut sei tuan kabupaten deli serdang sumatera utara)
Mardiah, Eliza Vena
Mengqadha salat maghrib bagi orang berkenderaan mobil karena kemacetan menurut ulama AL-Washliyah dan tokoh Muhammadiyah (Studi kasus di kecamatan perbaungan kabupaten Serdang Bedagai).
Afriza, Fadillah
Hukum Memperingati Tingkeban (Tujuh Bulanan Kehamilan) Pada Tradisi Masyarakat Jawa Menurut Pandangan Tokoh Nahdatul Ulama Dan Tokoh Muhammadiyah (Studi Kasus Di Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat)
Saraswati, Yuli
Hukum Marsilamoton Ketika Takziah Menurut Tokoh Nahdatul Ulama dan Muhammadiyah (Studi Kasus di Kecamatan Batang Natal Kabupaten Mandailing Natal)
Lubis, Aisyah Miranda Putri
Hukum Pengadaan Konsumsi Takziah Pada Acara Tahlilan Oleh Ahli Musibah Menurut Tokoh Al Washliyah dan Tokoh Muhammadiyah (Studi Kasus Di Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhan Batu)
Nasution, Juraidah
Hukum Memperingati Tingkeban (Tujuh Bulanan Kehamilan) Pada Tradisi Masyarakat Jawa Menurut Pandangan Tokoh Nahdatul Ulama Dan Tokoh Muhammadiyah (Studi Kasus Di Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat)
Saraswati, Yuli
Hukum Marsilamoton Ketika Takziah Menurut Tokoh Nahdatul Ulama dan Muhammadiyah (Studi Kasus di Kecamatan Batang Natal Kabupaten Mandailing Natal)
Lubis, Aisyah Miranda Putri
Hukum Pengadaan Konsumsi Takziah Pada Acara Tahlilan Oleh Ahli Musibah Menurut Tokoh Al Washliyah dan Tokoh Muhammadiyah (Studi Kasus Di Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhan Batu)
Nasution, Juraidah
Hukum merokok menurut tokoh nahdlatul ulama dan tokoh Al-Washliyah (studi kasus di kecamatan Rantau Utara Kabupaten Labuhanbatu
Hasibuan, Nur Khoiriyah
Hukum merokok menurut tokoh nahdlatul ulama dan tokoh Al-Washliyah (studi kasus di kecamatan Rantau Utara Kabupaten Labuhanbatu
Hasibuan, Nur Khoiriyah
Kewajiban suami dalam memberi nafkah menurut Undang-Undang Nomor 1 tahun 1974 dan kompilasi hukum Islam serta pelaksanaannya di kalangan jamah tabligh (Studi Kasus Jamaah Tabligh Di Kecamatan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat)
Taufiq, Taufiq
Literatur Lain dari Repository UIN Sumatera Utara
Hukum Mengadakan An-Naqi’ah Dalam Penyambutan Jamaah Haji (Menurut Tokoh Muhammadiyah Dan Al-Washliyah Di Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang)
Simatupang, Riska Amalia · 2018
Kewajiban nafkah bagi suami yang di penjara terhadap isteri menurut tokoh Muhammadiyah dan tokoh Al-Washliyah (studi kasus di kecamatan percut sei tuan kabupaten deli serdang sumatera utara)
Mardiah, Eliza Vena · 2018
Mengqadha salat maghrib bagi orang berkenderaan mobil karena kemacetan menurut ulama AL-Washliyah dan tokoh Muhammadiyah (Studi kasus di kecamatan perbaungan kabupaten Serdang Bedagai).
Afriza, Fadillah · 2019
Hukum Memperingati Tingkeban (Tujuh Bulanan Kehamilan) Pada Tradisi Masyarakat Jawa Menurut Pandangan Tokoh Nahdatul Ulama Dan Tokoh Muhammadiyah (Studi Kasus Di Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat)
Saraswati, Yuli · 2018
Hukum Marsilamoton Ketika Takziah Menurut Tokoh Nahdatul Ulama dan Muhammadiyah (Studi Kasus di Kecamatan Batang Natal Kabupaten Mandailing Natal)
Lubis, Aisyah Miranda Putri · 2018
Hukum Pengadaan Konsumsi Takziah Pada Acara Tahlilan Oleh Ahli Musibah Menurut Tokoh Al Washliyah dan Tokoh Muhammadiyah (Studi Kasus Di Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhan Batu)
Nasution, Juraidah · 2018
Hukum Memperingati Tingkeban (Tujuh Bulanan Kehamilan) Pada Tradisi Masyarakat Jawa Menurut Pandangan Tokoh Nahdatul Ulama Dan Tokoh Muhammadiyah (Studi Kasus Di Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat)
Saraswati, Yuli · 2018
Hukum Marsilamoton Ketika Takziah Menurut Tokoh Nahdatul Ulama dan Muhammadiyah (Studi Kasus di Kecamatan Batang Natal Kabupaten Mandailing Natal)
Lubis, Aisyah Miranda Putri · 2018
Literatur Terbaru yang Relevan
Hukum Mengadakan An-Naqi’ah Dalam Penyambutan Jamaah Haji (Menurut Tokoh Muhammadiyah Dan Al-Washliyah Di Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang)
Simatupang, Riska Amalia · 2018
Kewajiban nafkah bagi suami yang di penjara terhadap isteri menurut tokoh Muhammadiyah dan tokoh Al-Washliyah (studi kasus di kecamatan percut sei tuan kabupaten deli serdang sumatera utara)
Mardiah, Eliza Vena · 2018
Mengqadha salat maghrib bagi orang berkenderaan mobil karena kemacetan menurut ulama AL-Washliyah dan tokoh Muhammadiyah (Studi kasus di kecamatan perbaungan kabupaten Serdang Bedagai).
Afriza, Fadillah · 2019
Hukum Memperingati Tingkeban (Tujuh Bulanan Kehamilan) Pada Tradisi Masyarakat Jawa Menurut Pandangan Tokoh Nahdatul Ulama Dan Tokoh Muhammadiyah (Studi Kasus Di Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat)
Saraswati, Yuli · 2018
Hukum Marsilamoton Ketika Takziah Menurut Tokoh Nahdatul Ulama dan Muhammadiyah (Studi Kasus di Kecamatan Batang Natal Kabupaten Mandailing Natal)
Lubis, Aisyah Miranda Putri · 2018
Hukum Pengadaan Konsumsi Takziah Pada Acara Tahlilan Oleh Ahli Musibah Menurut Tokoh Al Washliyah dan Tokoh Muhammadiyah (Studi Kasus Di Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhan Batu)
Nasution, Juraidah · 2018
Hukum Memperingati Tingkeban (Tujuh Bulanan Kehamilan) Pada Tradisi Masyarakat Jawa Menurut Pandangan Tokoh Nahdatul Ulama Dan Tokoh Muhammadiyah (Studi Kasus Di Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat)
Saraswati, Yuli · 2018
Hukum Marsilamoton Ketika Takziah Menurut Tokoh Nahdatul Ulama dan Muhammadiyah (Studi Kasus di Kecamatan Batang Natal Kabupaten Mandailing Natal)
Lubis, Aisyah Miranda Putri · 2018